Ikan Mahi-mahi Diburu Hotel dan Resto di Bali

Editor: Irvan Syafari

BADUNG — Ikan mahi-mahi (coryphaena hippurus), menjadi komoditi ikan paling dicari di Bali. Karena ikan ini menjadi menu utama di berbagai restoran ataupun hotel serta Villa yang ada di pulau berjuluk seribu pura ini. Ikan ini paling disukai oleh para wisatawan yang sedang berlibur di Bali karena tergolong ikan paling enak.

Mahi-mahi (yang juga disebut dolphinfish, walaupun tidak berhubungan dengan ikan lumba-lumba) adalah ikan serba guna yang dapat dibuat menjadi hidangan lezat, dengan nyaris semua cara memasak.

Dagingnya yang lunak, manis, dan awalnya berwarna merah muda namun memudar selama dimasak, sangat rendah lemak, namun juga lembut dan kaya rasa.

Bila dimasak sempurna, rasa alami mahi-mahi yang manis akan membuatnya sangat cocok dipasangkan dengan buah segar, salad, dan bahan herbal lainnya dan tentu hal tersebut sangat disukai oleh wisatawan khususnya wisatawan mancanegara.

Ikan putih yang kokoh ini kaya akan kandungan protein rendah lemak yang sehat. Kandungan lemak jenuh dan natriumnya juga rendah.

Ikan ini kaya akan niasin, vitamin B12, fosfor, dan selenium. Setiap sekitar 113 gram hidangan mahi-mahi segar juga mengandung sekitar 400 mg asam lemak omega-3 (DHA dan EPA).

Ali Maksum, salah seorang penjual ikan mahi-mahi di Pasar Ikan Kedonganan, Badung mengakatan, dipasarkan harga ini dari laut dalam ini cukup tinggi, yaitu dengan harga daging 80 hingga 90 ribu/kilogram.

Maksum mengaku, dalam sehari ia mampu mengirimkan ikan mahi-mahi rata-rata sekitar 50 hingga 70 kilo dengan omzet ratusan bahkan jutaan rupiah dalam sehari.

“Ikan yang dikirim ke hotel atau kafe biasanya dalam bentuk utuh ataupun fillet (daging yang sudah dipisahkan dari tulangnya sehingga hanya tersisa bagian empuk dagingnya),” ucap pria asli Banyuwangi ini saat ditemui di tempat kerjanya Senin, (19/2/2018).

Maksum menambahkan, tidak hanya dimasak biasa, daging ikan ini juga biasa digunakan sebagai bahan utama pembuatan Pizza Seafood yang ada di restoran ataupun hotel. Tidak hanya itu, kulit dari ikan mahi-mahi ini juga bisa dimanfaatkan, salah satunya menjadi kerupuk kulit ikan.

Selain melayani partai kecil dengan mengantar ke Hotel maupun Cafe ataupun restoran, ia mengaku juga sering mengirim ikan ini ke luar negeri seperti Australia, Singapura, China dan Jepang.

“Mereka maunya yang sudah dibuat menjadi fillet,” imbuhnya.

Selain ikan Mahi-mahi, ia juga menjual jenis ikan lain seperti ikan tuna, dan beberapa jenis ikan dari laut dalam lainnya.

Lihat juga...