Ganjar Pranowo: Belum Ada Bukti Keterlibatan Saya Terkait KTP-El

Editor: Koko Triarko

Ganjar Pranowo saat berada di ruang transit Gedung Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (8/2/2018) –Foto: Eko Sulestyono

JAKARTA – Persidangan lanjutan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP-El dengan terdakwa Setya Novanto, kembali digelar di Gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Dalam persidangan ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi menghadirkan sejumlah saksi, di antaranya Ganjar Pranowo, sebagai mantan Anggota Komisi II  Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia periode 2009 hingga 2014, yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Provinsi Jawa Tengah periode 2014 hingga 2019.

Kepada wartawan, Ganjar Pranowo mengaku mendapatkan undangan dari JPU KPK sebagai saksi dalam persidangan Setya Novanto. Sebagai warga negara yang baik dan taat hukum, dirinya siap kapan pun dipanggil sebagai saksi baik oleh Pengadilan Tipikor maupun KPK.

“Saya datang karena diundang JPU KPK. Ini sebenarnya bukanlah pemanggilan yang pertama, sebelumnya sudah pernah bersaksi beberapa kali dalam persidangan kasus KTP-El, nanti dalam persidangan akan saya sampaikan, namun hanya sebatas menurut sepengetahuan saya saja, tapi yang jelas hingga saat ini belum ada bukti keterlibatan saya”, kata Ganjar Pranowo, di Gedung Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Ganjar Pranowo juga mengaku telah menjelaskan dalam persidangan sebelumnya, terkait namanya yang disebut-sebut dalam surat dakwaan telah sebagai menerima aliran dana yang diduga berasal dari proyek KTP-El. Menurutnya, tuduhan tersebut sampai saat ini belum pernah terbukti atau belum pernah ditemukan oleh pihak KPK.

“Soal itu kan sudah saya jelaskan panjang lebar dalam persidangan KTP-El sebelumnya, ya intinya orang bisa mengatakan apa saja tentang keterlibatan saya dalam kasus perkara KTP-El, namun juga harus dibuktikan, apakah saya menerima aliaran dana dari proyek pengadaan KTP-El atau tidak, jadi itu saja selesai masalahnya”, pungkas Ganjar Pranowo.

Lihat juga...