Penataan Pedestrian Malioboro Ditargetkan Rampung 2018
YOGYAKARTA – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) targetkan penataan pedestrian sisi Barat Malioboro selesai pada 2018. Tahun ini pekerjaan yang dilakukan adalah untuk sisi jalan Margomulyo dan Pangurakan.
“Pada 2018 sesuai tahapannya, kami akan menyelesaikan pedestrian Malioboro (sisi barat) di Jalan Margomulyo dan Jalan Pangurakan,” kata Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY Muhammad Mansyur, Selasa (9/1/2018).
Sebelumnya, Pemda DIY telah merampungkan penataan pedestrian di sisi timur Malioboro tahap pertama yang meliputi area Hotel Inna Garuda- Hotel Mutiara pada 2016. Kemudian untuk tahap kedua penataan dilakukan untuk area Pasar Bringharjo-Titik Nol yang dilakukan pada 2017.
Menurut Mansyur, selain menyelesaikan pedestrian Malioboro, pada 2018 Pemda DIY juga akan merampungkan pembangunan Gedung Eks Bioskop Indra. Sarana tersebut akan digunakan untuk menampung pedagang kaki lima (PKL) yang menggelar lapak di kawasan Malioboro.
Eks Bioskop Indra akan dibangun tiga lantai. Rencananya bangunan itu disiapkan sebagai lahan baru untuk berjualan sebagian PKL yang ada di sisi barat Malioboro bagian utara. Pemda DIY rencananya juga akan menyiapkan lahan berjualan PKL di bagian tengah dan utara Malioboro. “Kapasitasnya akan kami hitung lagi. Tentu itu (eks Bioskop Indra) tidak bisa untuk menampung seluruh PKL Malioboro,” tambah Mansyur.
Mansyur mengatakan untuk penataan pedestrain Malioboro sisi Barat, Pemda menganggarkan Rp35 miliar. Sedangkan untuk pembangunan eks Bioskop Indra disiapkan anggaran Rp40 miliar. “Jadi total antara Rp75 sampai Rp80 miliar di 2018,” tandasnya.
Ke depan untuk merelokasi PKL ke Gedung Eks Bioskop Indra akan selalu menyesuaikan arahan Gubernur DIY. “Prinsipnya kami tidak akan menggusur tetapi lebih pada menata supaya lebih bagus,” pungkasnya. (Ant)