PDAM Kalsel Bentuk Satgas Kehilangan Air

BANJARBARU  – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan Banjar, Kalimantan Selatan, membentuk satuan tugas pengurangan kehilangan air guna mengurangi dan mencegah hilangnya air yang tidak masuk pendapatan.

“Kami menyarankan direksi PDAM untuk membentuk satgas sehingga bisa bekerja maksimal mengurangi kehilangan air,” kata Ketua Dewan Pengawas PDAM Intan Banjar Boyke W.T. di Banjarbaru, Rabu.

Saat ini, kata dia, tingkat kehilangan air PDAM cukup tinggi mencapai 39 persen. Padahal, sebelumnya ditargetkan sebesar 20 persen sehingga perlu langkah mengurangi kehilangan air tersebut.

Ia menegaskan bahwa pembentukan satgas merupakan strategi mengurangi air yang tidak menghasilkan pendapatan (nonrevenue water) sehingga perusahaan tidak mengalami kerugian.

Dijelaskan pula bahwa NRW adalah kondisi air PDAM yang dialirkan ke tempat pelanggan. Akan tetapi, tidak masuk rekening karena berbagai faktor, di antaranya kebocoran pipa atau pencurian yang merugikan perusahaan.

“Makanya, kami menyarankan dibentuk satgas yang berasal dari internal PDAM. Satgas ini diberi tugas khusus mengecek penyebab kehilangan air sehingga bisa diambil langkah pencegahan,” ungkapnya.

Menurut Boyke yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar, satgas diberi insentif yang dananya diambil dari setiap meter kubik air yang bisa diselamatkan.

“Jadi, air yang keluar dan dialirkan akan dicek personel satgas, kemudian diambil tindakan pencegahan sehingga menjadi pendapatan PDAM dan kesejahteraan mereka,” ucapnya.

Ditekankan bahwa langkah mencegah tingginya NRW tidak bisa dilakukan satu dua orang, tetapi dilaksanakan tim yang dibentuk khusus. Dengan demikian, mereka bekerja maksimal mencegah kerugian itu.

“Mereka harus dirangsang kinerjanya dengan cara memberikan insentif agar mereka bekerja maksimal sehingga air bisa diselamatkan dan kesejahteraan petugas meningkat,” ujar dia.

Direktur Utama PDAM Syaiful Anwar mengatakan bahwa pihaknya siap membentuk satgas yang berasal dari internal PDAM dan memberikan insentif sesuai dengan kinerja personel satgas tersebut.

“Kami siap membentuk satgas sesuai dengan saran dewan pengawas dan direncanakan mulai Februari ini sudah dibentuk sehingga mereka bisa bekerja mengurangi tingginya kehilangan air,” katanya. (Ant)


Lihat juga...