Imajinasi Adalah Modal Luar Biasa Penulis Novel
JAKARTA – Dengan Imajinasi seorang penulis novel bisa merangkai sebuah cerita yang menarik untuk dibaca. Oleh karenanya, kepemilikam modal imajinasi yang luar biasa harus disyukuri oleh seorang penulis novel.
Semua orang memiliki kemampuan untuk menulis. Namuan tanpa memiliki imajinasi yang kuat, penulisan sebuah novel tidak mudah untuk dilakukan. “Sebenarnya setiap orang bisa menulis, tapi yang punya imajniasi luar biasa itu adalah para penulis novel,” kata Pengusaha Perempuan Dewi Motik saat menghadiri peluncuran buku ‘Kidung Volendam’ karya Halimah Munawir, di Perpustakaan Nasional Jakarta, Senin (22/1/2018).
Perempuan kelahiran Jakarta, 10 Mei 1949 tersebut mengaku sudah puluhan kali pergi ke Sungai Gangga. Namun karena tidak memiliki kemampuan berimajinasi, maka tidak bisa merangkai sebuah cerita seperti yang dilakukan Halimah di buku Kidung Volendam.
Sementara Halimah sang penulis Kidung Volendam, justru belum pernah sampai ke Sungai Gangga. “Saya sudah puluhan kali ke Sungai Gangga tapi karena tidak bisa berimajinasi jadi saya tidak bisa menulis novel,” tandas perempuan yang masuk dalam daftar 99 Wanita paling berpengaruh di Indonesia versi majalah Globe Asia bulan Oktober 2007 tersebut.
Dalam kesempatan yang sama Istri Wakil Gubernur DKI Nur Asia Uno menyebut, penerbitan buku seperti karya Halimah Munawir berjudul Kidung Volendam harus dijadikan momentum untuk membangkitkan minat baca. Dengan membaca, akan diperoleh keuntungan yang cukup banyak.
“Begitu banyak informasi dan ilmu bermanfaat yang dapat kita peroleh dengan membaca, baik buku, media cetak maupun elektronik,” tandas wanita yang biasa disapa Mpok Nur tersebut.
Mpok Nur menyambut baik peluncuran buku Kidung Volendam oleh Halimah Munawir. Kehadiran buku tersebut akan memicu penulis-penulis lain untuk bersaing secara positif membuahkan karya terbaik. “Kami mendukung segala inisitif dan upaya yang mendorong kebangkitan Indonesia, khususnya Jakarta,” ungkapnya mantap.