Dinas PKO Sikka Lanjutkan Pembangunan SDN Kolit

MAUMERE –  Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) kabupaten Sikka akan melanjutkan pengerjaan pembangunan SDN Kolit Desa Ojang yang pengerjaannya tidak selesai di 2016, agar sekolah tersebut bisa dipergunakan untuk kegiatan belajar-mengajar yang selama ini mengalami kendala.

“Anggarannya sudah ada. Pada 2018 ini akan dikerjakan. Memang kontraktornya tidak bisa menyelesaikan pembangunan dan sudah diputus kontrak sehingga dibahas di 2017 untuk dikerjakan tahun ini,” sebut Simon Subsidi, S.Sos., Kepala Dinas PKO Sikka, Kamis (18/1/2018).

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka Simon Subsidi, S.Sos., -Foto: Ebed de Rosary

Dikatakan Simon, memang masyarakat dan pihak sekolah sudah menyampaikan ke dinas dan kondisi sekolah ini juga sudah diberitakan di media. Pemerintah memang sudah membahas dan mengalokasikan anggaran agar bisa segera dikerjakan. (Baca : https://www.cendananews.com/2017/04/para-guru-sdn-kolit-di-sikka-berharap-gedung-baru.html )

“Kita memang harus mengikuti prosedur sehingga harus dibahas bersama DPRD Sikka dan dianggarkan. Ada juga beberapa sekolah yang juga akan mengalami perbaikan termasuk beberapa sekolah lainnya di kecamatan Talibura,” tegasnya.

Untuk SDN Kolit, tandas Simon, pembangunannya memang tidak berat. Sebab, akan melanjutkan pekerjaan yang tertunda seperti pengerjaan lantai dan beberapa item yang seperti pintu, jendela serta atap di kedua sisinya. Juga ada perbaikan ruang kelas lainnya yang masih belum beres.

Yos Witin, pegawai bagian perencanaan pada bidang sarana dan pra sarana Dinas PKO Sikka, kepada Cendana News menjelaskan, untuk sekolah ini memang pada 2018 akan dilanjutkan pengerjaannya. Nilai kontraknya masih di atas 200 juta rupiah dan akan ditenderkan.

Pengerjaan yang dilakukan, terang Yos, untuk melanjutkan pembangunan yang terlantar seperti plester tembok, perbaikan atap, lantai semen dan lainnya. Konsultan perencananya pun tetap akan mempergunakan konsultan yang lama dan sudah menghitung biaya pengerjaan lanjutannya. (Baca : https://www.cendananews.com/2017/09/sdn-kolit-masih-merana-pemda-sikka-diminta-memperbaiki.html ).

“Memang ada pengerjaan dan untuk pembangunan sekolah ini akan dilelang lebih awal, sehingga bisa cepat dikerjakan oleh kontraktor. Untuk sementara tidak ada pengerjaan tambahan ruang kelas baru,’ sebutnya.

Saat meninjau lokasi tersebut, pada papan proyek yang dipungut di semak belukar di sekitar sekolah menyatakan, bahwa pembangunan sekolah dilakukan oleh CV. Raiyan dengan dana dari APBD II Sikka sebesar Rp.521. 476.000, dengan masa kerja 120 hari kalender sejak September 2016 dengan konsultan pengawas CV. Bina Cipta Utama.

Atap seng di bagian ujung atap belum terpasang dan terlihat kayu-kayu masih menjulur keluar. Jendela dan pintu di empat ruang kelas belum terpasang sama sekali, begitu juga lantainya masih ditimbuni tanah dan belum diratakan serta pemasangan pintu pun terlihat miring. Semua tembok pun belum diplester. (Baca : https://www.cendananews.com/2017/04/warga-kesal-pembangunan-sdn-kolit-asal-asalan.html)

Tampak rangka dua mesin pencampur semen yang ditinggalkan di depan sekolah, di mana mesinnya sudah dilepas dan dibawa pergi. Dua sak semen yang mengeras serta beberapa besi cor tergeletak di dekat Posyandu serta beberapa kayu yang sudah mulai lapuk dimakan rayap.

Lihat juga...