2017, Penumpang Bandara Sepinggan, Turun
BALIKPAPAN – Meski menjelang tutup tahun arus penumpang mengalami kenaikan, namun hingga tutup tahun 2017 jumlah penumpang maskapai melalui Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan (SAMS) Balikpapan mengalami penurunan sebesar 1,65 persen, apabila dibandingkan tahun 2016.
Tercatat sepanjang tahun 2017 penumpang yang terangkut mencapai 7,3 juta orang kemudian 2016 lalu yang mencapai 7,5 juta penumpang.
Di samping jumlah penumpang turun, arus maskapai penerbangan juga mengalami penurunan, sekitar 8,31 persen. Pesawat yang tinggal dan lepas landas di tahun 2017 hanya sekitar 67.784 pesawat. Sedangkan tahun 2016 terdapat 73.294 maskapai.
“Penurunan penumpang ini karena secara ekonomi Kalimantan Timur menunjukkan indikator belum signifikan kenaikannya. Namun sudah ada upaya perbaikan ke depan dengan menarik minat pengunjung ke Kalimantan Timur,” ungkap General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan, Handy Heryudhitiawan, Senin (1/1/2018).
Ia menjelaskan, menjelang tutup tahun 2017 dengan melihat pertumbuhan harian, maka arus penumpang melebihi rata-rata sehingga pada Desember 2017 mengalami kenaikan cukup signifikan. Namun, apabila dijumlah sepanjang 2017 diakuinya mengalami penurunan.
“Dalam pencapaian Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, sepanjang tahun 2017 operasional dapat berjalan aman dan lancar. Tentu ini atas kerjasama semua pihak dalam menjalankan tugas dengan baik. Fasilitas bandara juga terus ditingkatkan dengan penyediaan buku perpustakaan dan lainnya,” paparnya, usai menyambut penumpang yang datang menyambut tahun baru 2018.
Meski pertumbuhan arus penumpang mengalami penurunan, namun pada cargo naik 2,16 persen atau 54.626.321 kilogram sedangkan tahun 2016 yang lalu 53.469.892 kilogram.
“Tapi sebaliknya ya bisnis kargo justru mengalami kenaikan sekitar 2,16 persen atau 54,6 juta kg dibandingkan 2016 yang hanya mencapai 53 juta kg. Artinya, ada kenaikan atau tumbuh 2,46 persen. Ini bukti bahwa Kaltim masih menunjukkan adanya proses perbaikan ekonomi,” tukasnya.
Dengan demikian, Handy optimis di tahun 2018 akan mengalami kenaikan arus penumpang yang diperkirakan akan tumbuh sebesar 5 persen dari tahun 2017.
“Kami melihat akan ada pertumbuhan ekonomi yang cukup baik untuk Kaltim, setelah kami berdiskusi dengan Bank Indonesia, travel dan perhotelan,” ujarnya.
Selain itu, pada hari pertama tahun 2018, PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan memberikan souvenir dan pengalungan cindera mata khas Kalimantan Timur secara langsung diberikan oleh Handy Heryudhitiawan didampingi pejabat PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan kepada penumpang yang berangkat terakhir tahun 2017 di Bandara SAMS Sepinggan. Ia juga menyambut penumpang yang datang pertama di Bandara SAMS Sepinggan pada penerbangan JT 859 Pukul 07.05 WITA dari Palu-Balikpapan.
“Program ini sebagai apresiasi kepada pengguna jasa angkutan udara melalui Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan dengan memberikan perhatian kepada pengguna jasa serta mengedepankan pelayan terbaik kami,” tutupnya.
