Penyelamat Itali Temukan 700 Pengungsi di Laut Tengah

ROMA – Regu penyelamat Italia mengamankan 700 orang pengungsi di Laut Tengah, Jumat (3/11/2017). Di antara para pengungsi tersebut, regu penyelamat juga menemukan sedikitnya 23 jasad .

Penemuan tersebut adalah kejadian kedua upaya kemanusiaan untuk para imigran dengan temuan adanya sejumlah korban tewas. Aksi kemanusiaan tersebut tercatat sudah bergerak dalam sepekan belakangan.

Italia mengalami arus kedatangan pengungsi sekitar tiga tahun terakhir. Tercatat jumlah pengungsi yang bisa mencapai Italia turun tajam sejak Juli lalu. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kebijakan Roma untuk membuat kesepakatan dengan Libya menutup jalur sibuk, yang kerap dimanfaatkan untuk menyelundupkan manusia.

Sebah kapal berbendera Spanyol dikerahkan dalam Gerakan Uni Eropa, dalam tugas angkatan laut Sophia guna membawa sejumlah jasad dan 64 korban selamat dari perahu karet tenggelam lapor para penggerak regu penyelamat dalam laman media sosial mereka.

“Hari yang berat di tengah Laut Mediterania. Dan penyelamatan kita mulai pagi ini,” kata tulisan di Facebook kelompok penyelamat tersebut

Pada Jumat (3/11/2017) secara keseluruhan ada enam operasi penyelamatan yang dilakukan. Dan hari tersebut menjadi salah satu hari tersibuk dalam upaya penyelamatan dalam beberapa bulan belakangan. Sebelumnya Rabu (1/11/2017) tujuh orang ditemukan tewas dan 900 berhasil diselamatkan.

Kapal Garda Pantai Italia, Diciotti, dilaporkan berlayar menuju pelabuhan Reggio Calabria dengan mengangkut 764 pengungsi yang berhasil diselamatkan.  Kapal Diciotti juga mengangkut delapan jenazah. Namun belum jelas apakah mereka termasuk di antara yang ditemukan oleh kapal Spanyol atau bukan.

Mereka yang diselamatkan berasal dari daerah Sub-Sahara Afrika, Pakistan, Libya, Bangladesh, Aljazair, Mesir, Nepal, Maroko, Sri Lanka, Yaman, Suriah, Yordania dan Lebanon. Di laut Aegea pada Jumat, tiga orang tenggelam, enam hilang dan puluhan lagi diselamatkan ketika mencoba mencapai Yunani. (Ant)

Lihat juga...