Kisah Polisi Depok Lawan Begal Bersenpi
DEPOK — Keberanian Aipda Dwi Susanto, anggota Polsek Cimanggis, melawan pelaku begal motor bersenjata api seorang diri mendapat apresiasi dari Kapolresta Depok, Kombes Pol Herry Heryawan. Dwi dinilai berprestasi dalam menunaikan tugas dan layak mendapat penghargaan.
Kasubag Humas Polresta Depok, Ajun Komisaris Polisi Sutrisno, mengatakan Kapolresta Depok Kombes Pol Herry Heryawan mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada Aipda Dwi. “Kapolresta Depok memberikan piagam penghargaan yang diterima langsung oleh Aipda Dwi,” kata AKP Sutrisno kepada Cendana News, Sabtu (4/11/2017).
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kombes Pol Herry Heryawan kepada Aipda Dwi Susanto, pada Jumat (3/11/2017) kemarin, dalam kesempatan apel pagi di halaman Mapolresta Depok.
“Saya sangat mengapresiasi Aipda Dwi, karena keberaniannya melawan pelaku yang bersenjata api seorang diri. Dwi benar-benar memberikan pelayanan dan perlindungan bagi masyarakat,” ujar Herry kepada wartawan.
Sebelumnya, Dwi sempat dirawat di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, karena mengalami luka tembak di lengan kirinya hingga tembus setelah terlibat baku tembak dengan pelaku di Jalan Swadaya 3, Kampung Tipar, Mekarsari, Cimanggis, Depok. Kombes Pol Herry Heryawan menyempatkan diri untuk membesuk Dwi, pada Selasa (31/10/2017) lalu.
Baku tembak antara Dwi dan pelaku terjadi pada Senin (30/10/2017) lalu. Pelaku tewas tertembak di perut bagian atas, lalu melarikan diri ke dalam perkampungan warga yang padat penduduk, sementara Dwi mengalami luka tembak di bagian lengan kiri.
Saat itu, Dwi melihat dua pelaku yang berboncengan motor Honda Vario ketika dirinya tengah melakukan observasi di lokasi tersebut. Dwi pun menaruh curiga hingga kemudian membuntutinya.
Dwi membuntuti kedua pelaku yang berboncengan sepeda motor dari Jalan Putri Tunggal, Kelurahan Harjamukti, Cimanggis, Depok, hingga 2,5 meter sebelum baku tembak.
Dwi lalu mengamati pelaku setelah memarkirkan motornya di depan kontrakan warga. Namun, ketika mencabut senjata api untuk melindungi diri, rupanya pelaku melihatnya dan langsung menembakinya dari jarak dekat hingga empat kali tembakan.
Tak ayal, Dwi terlibat baku tembak dengan kawanan begal yang terpergok sedang melancarkan aksinya itu. Salah satu pelaku mengeluarkan senjata api ke arah Dwi.
Tembakan pelaku ada yang meleset juga ada yang mengenai anggota badan Dwi, tepat di lengan kirinya hingga tembus. Dwi pun tak tinggal diam dan membalas tembakan, namun kemudian pelaku melarikan diri ke tempat perkampungan warga padat penduduk hingga ditemukan tak bernyawa.
Dari hasil pemeriksaan sidik jari, terungkap identitas pelaku diketahui bernama Jamil Hidayat. Identitas pelaku NIK 1807030701940001, status belum kawin, agama Islam, laki-laki, lahir di Jabung, 07-01-1994, alamat Dusun VII RT 3/7 Dusun/Kelurahan Jabung, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.