Kejurnas Taekwondo Senior, DIY Kirim 20 Atlet
YOGYAKARTA –– Pengurus Daerah (Pengda) Taekwondo Indonesia (TI) DIY mengirimkan 20 atlet untuk mengikuti Kejuaraan nasional (Kejurnas) Taekwondo Senior di Cibubur, Jakarta, 23-26 November 2017. Kontingen DIY ditarget bisa meraih satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu.
“Target kami minimal sama dengan hasil Kejurnas PPLP di Manado, beberapa waktu lalu. Tapi kalau nantinya ternyata medali perak atau perunggu bisa menjadi emas, ya tentu Alhamdulillah,” ucap Ketua Pengda TI DIY, Sukamto, di sela pemberangkatan kontingen, Selasa (21/11/2017) pagi.
Pelatih Taekwondo DIY, Ragil Atmaja ST mengatakan, ada penambahan atlet yang diberangkatkan pada Kejurnas Senior di Jakarta. Dari semula 17 atlet, Pengda akhirnya memutuskan memberangkaatkan 20 atlet. Mereka merupakan atlet Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) yang diambil dari beberapa event.
“Ada Pekan Olahraga Daerah, Pekan Olahraga Pelajar Daerah, Pekan Olahraga Pelajar Nasional, hingga Kejurnas. Semula direncanakan berangkat dengan kekuatan 17 atlet, akhirnya kami putuskan menambah atlet menjadi 20. Ada 15 nomor yang akan diikuti,” katanya.
Ragil mengatakan, satu atlet peraih medali emas Kejurnas PPLP di Manado, yakni R Odo Prangbakat, yang semula direncakan ambil bagian dalam Kejurnas, akhirnya batal berangkat. Odo tidak memungkinkan ikut ke Jakarta karena masih dalam tahap pemulihan cedera.
Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) DIY, dr Hadianto Ismangoen Sp.A ,berpesan pada kontingen yang mengikuti Kejurnas agar memperlakukan semua kontingen yang ambil bagian sebagai teman. Di sisi lain, atlet harus memberlakukan mereka sebagai musuh saat bertanding.
Pria yang akrab disapa dr Antok mengungkapkan, setiap Kejurnas merupakan ajang untuk mengukut sejauh mana prestasi yang bisa diraih. Kejurnas, juga menjadi alat ukur peluang pada kejuaraan berikutnya. “Sehingga kalau ada yang masih kurang bisa diperbaiki, kalau ada yang belum fit ya agar fit,” katanya.
Ia juga mengatakan, atlet yang berangkat dipastikan telah melewati tahap persiapan yang baik. Namun ia ingin agar atlet yang bertanding diikuti dengan semangat keberanian. “Harus berani. Jangan takut. Bertanding di mana pun sama,” pesannya.
Sementara Sekum Pengda TI DIY Wesley H Tauntu menambahkan, pada hari ini dilakukan proses verifikasi data atlet peserta Kejurnas. Kemudian dilakukan dengan timbang badan. Esok hari, dilakukan technical meeting dan pertandingan baru akan dimulai pada 23-26 November mendatang.
“Atlet sudah tahu urutannya, siapa yang akan main duluan. Kami berharap hasil terbaik di Kejurnas kali ini,” harapnya.
