MANOKWARI – Kepala Perum Bulog Sub Divisi Regional Manokwari, Papua Barat, Muhammad Said, memastikan stok beras di gudang BUMN tersebut aman hingga Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.
Muhammad Said, mengatakan, Bulog telah melakukan langkah antisipasi lonjakan permintaan barang terutama beras dan gula menjelang Hari Raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. “Biasanya permintaan terhadap kebutuhan pokok pada perayaan hari-hari besar keagamaan meningkat. Kami sudah antisipasi, yang pasti pasokan aman,” kata dia, Minggu (5/11/2017).
Dia menyebut, dalam waktu dekat akan tiba 2.450 ton beras dari Surabaya dan Makassar. “Dari Makassar dan Surabaya masing-masing 1.000 ton dalam perjalanan dan juga dari Surabaya sebanyak 450 ton beras dalam proses pemuatan,” ujarnya.
Menurutnya pula, tambahan stok beras itu untuk mendukung Program Rastra (beras keluarga sejahtera). Sesuai permintaan pemerintah, beras Rastra sudah tersalur semuanya pada akhir November 2017. “Kami meminta kepada aparat distrik untuk segera menyelesaikan pembayaran sehinga pada akhir November ini sudah tersalur semuanya,” katanya.
Sementara untuk stok gula di Gudang Bulog saat ini sebanyak 600 ton dengan kemasan 50 kg. Penambahan stok sangat tergantung dari permintaan distributor yang sudah bekerja sama dengan Bulog serta Rumah Pangan Kita. “Kalau teman-teman distributor minta akan kita kirim lagi,” tuturnya.
Bulog juga menyalurkan bawang putih. Tambahan stok masih menunggu kiriman dari Surabaya. “Kami juga mendatangkan beras premium,” katanya.
Pihaknya gencar mendatangkan berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, gula, bawang putih dan minyak goreng dengan harapan dapat menekan harga menjelang peringatan Natal dan Tahun Baru 2018. “Minimal tidak ada pergerakan naik. Harapan kami tidak ada gejolak harga kebutuhan pokok di Manokwari,” katanya. (Ant)