ICCCF Suguhkan Kesenian Tradisional Asli Indonesia
MALANG — International Celaket Cross Culture (ICCCF) kembali digelar untuk ke enam kalinya. Dalam gelaran yang diadakan selama dua hari tersebut, warga Malang disuguhi penampilan kesenian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.
“Dulunya kegiatan ini selalu digelar di kampung Celaket, tapi tahun ini Alhamdulillah bisa diadakan di Balaikota Malang,” ujar Ketua pelaksana, Gagah Suweryo di Malang, Sabtu (25/11/2017).

Gagah mengatakan, kegiatan yang rutin diadakan setiap tahun oleh komunitas seniman kampung Celaket tersebut setiap tahun sebenarnya tema yang diangkat ICCCF sama yakni cross culture atau persilangan budaya. Hanya saja yang membedakan adalah dari segi pesertanya saja atau dari kesenian yang di tampilkan.
“Kalau sekarang pesertanya selain dari Malang ada juga dari Banyuwangi, Jawa Tengah dan Jawa Barat,” ucanya.
Menurut Gagah, gelaran ICCCF sengaja diadakan secara rutin untuk nguri-uri budaya atau bisa diartikan sebagai upaya melestarikan budaya dan kesenian tradisional yang ada di Indonesia sekaligus mengenalkan kekayaan budaya Indonesia ke mancanegara. Selain itu, ICCCF juga menjadi wadah bagi para seniman untuk berkarya.
“Dulu kami juga pernah mengundang seniman dari luar negeri, tapi untuk tahun ini memang tidak ada. Penyelenggaraan tahun ini memang di fokuskan untuk menampilkan kekayaan budaya asli Indonesia,” terangnya.
Lebih lanjut Gagah menyampikan, antusias masyarakat untuk menyaksikan berbagai kebudayaan asli Indonesia di ajang ICCCF sangat tinggi. Bahkan tidak jarang terlihat beberapa turis mancanegara yang turut menyaksikan acara ICCCF.
“Dengan diselenggarakannya ICCCF rutin setiap tahun, kami sangat berharap agar masyarakat bisa lebih sadar terhadap budaya bangsanya sendiri sehingga bisa mencintai budayanya. Lebih dari itu, kami juga berharap agar kesenian dan budaya Indonesia bisa dikenal hingga ke mancanegara,” harapnya.
Sementara itu, selain menghadirkan berbagai kesenian daerah, ICCCF ke enam ini juga diramaikan dengan bazar Usaha Kecil Menengah (UKM) Dinas perdagangan.