Serunya Berburu Durian di Karanganyar
SOLO — Akhir pekan kerab digunakan untuk berwisata atupun berkumpul dengan keluarga atau rekan sejawat. Di Karanganyar, Solo, Jawa Tengah, bisa menjadi salah satu alternatif untuk berburu buah durian. Selain mudah ditemui, di Bumi Intanpari ini ada beragam varian durian, yang lezat dan nikmat.
Salah satunya di Kecamatan Jumapolo, Karanganyar. Di wilayah ini, pengunjung bisa menjumpai durian kuning dengan testur yang lembut dan legit. Durian kuning dapat ditemui di kebun petani lokal yang membentang di kecamatan yang ada di lereng gunung Lawu sisi barat daya tersebut.
Selain durian kuning, yang tak kalah menantangnya adalah durian putih. Namun jangan salah, durian ini memiliki khas tersendiri, dengan rasa pahitnya yang lebih terasa dibanding dengan durian lokal di daerah lainnya. Durian Jumapolo bahkan lebih terkenal dengan durian putih, dengan daging tebal serta rasanya yang sangat kuat.
Tak jarang, akhir pekan banyak digunakan berbagai kalangan untuk berburu durian. Salah satunya yang dilakukan awak media di Solo, yang sengaja berburu buah durian di Jumapolo.
“Yang menarik dari durian di Jumapolo adalah banyak varian yang dapat dicicipi. Apalagi rasanya yang lezat membuat ketagihan,” ucap Larasati Reyma, jurnalis TV kepada Cendana News, Sabtu (25/11/2017).
Meski ada berabagai macam durian di Karanganyar, durian Jumpolo yang menurutnya memiliki rasa pahit yang kuat dibanding dengan lainnya. Dipadu dengan manis yang legit, buah durian di Jumapolo menjadi daya tarik tersendiri, sehingga banyak pecinta durian yang tak ingin ketinggalan mencicipinya.
Di Jumapolo ini juga ada jenis durian monthong, yang tak kalah nikmatnya. Bagi pengemar durian, jenis durian monthong juga menjadi primadona karena rasanya yang nikmat dan lezat.
“Keunggulan durian monthong adalah dagingnya yang tebal, dan rasanya juga enak. Durian ini banyak dijumpai di daerah lereng, dengan suhu yang cukup dingin,” sahut Soeroto salah satu awak media lainnya.
Untuk bisa menikmati durian di Jumapolo, tidak perlu khawatir karena harga di tingkat petani masih tergolong murah. Untuk kualitas baik dan ukuran yang sedang, durian di Jumapolo berkisar antara Rp40 ribu – Rp 50ribu. Sedangkan durian untuk ukuran besar kisaran harganya berkisar Rp70 ribu – Rp80 ribu.
“Tergatung kualitasnya juga. Kalau durian besar dan dijamin enak, harga Rp 80 ribu tak jadi soal,” tambah Ari Poernomo.

Tak hanya awak media, sejumlah organisasi kepemudaan di Karanganyar, juga tak ingin ketinggalan. Sembari berburu durian, kegiatan di akhir pekan ini mampu merekatkan persatuan dan kesatuan antar organisasi kepemudaan untuk memajukan Karanganyar bersama.
“Tidak ada acara khusus, hanya berkumpul bersama sambil menjalin silaturahmi,” pungkas Aan Shopuanudin Ketua DPD KNPI Karanganyar.