Budi Daya Madu Liar, Manfaatkan Potensi Alam

BIAK – Warga Kampung Rimba Jaya, Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, membudidayakan madu liar ‘Trigona’ sebagai program Dinas Kehutanan Papua untuk pemberdayaan masyarakat, guna meningkatkan pendapatan ekonomi.

“Budi daya madu liar di Kampung Rimba Jaya diharapkan mampu mendorong semangat wirausaha di kalangan masyarakat setempat dengan memanfaatkan potensi lingkungan alam,” ungkap Kepala UPT Kantor Pengelolaan Hutan Lindung Biak Numfor Dinas Kehutanan Papua, Aris Toteles di Biak, Sabtu (4/11/2017).

Untuk mendorong hasil yang optimal atas pelaksanaan program budi daya madu liar oleh masyarakat Kampung Rimba Jaya, Kantor Pengelolaan Hutan Lindung Biak memberikan bantuan peralatan lengkap lima rumah labah.

Aris Toteles mengakui, budi daya madu liar di Biak Numfor merupakan program baru, sehingga dibutuhkan kesabaran dan keuletan warga untuk mengelola hingga dilakukan panen 4-6 bulan ke depan. “Kami optimis program budi daya madu liar dapat berhasil, karena sangat berpeluang menambah pendapatan rumah tangga warga lokal,” katanya.

Dia juga mengakui, masyarakat yang bermukim di kawasan hutan lindung harus diberdayakan dengan berbagai program bernilai ekonomi yang bisa mendatangkan manfaat bagi perekonomian mereka.

“KPHL Biak setiap waktu mendorong warga kampung yang bermukim di kawasan hutan lindung untuk menjaga alam dengan memberikan program lain yang bisa mendatangkan uang bagi warga,’ katanya.

Kampung Rimba Jaya, Distrik Biak Timur menjadi kawasan strategis untuk budi daya lebah madu liar, minyak kayu putih, tanaman Agathis, serta sektor pertanian lainnya. (Ant)

Lihat juga...