PARIS – Brazil menang 3-1 atas Jepang dalam laga uji coba yang digelar, Jumat (10/11/2017). Penyerang Brazil Neymar mengonversi satu penalti dan gagal mengonversi penalti lain lima menit kemudian saat tim Samba memenangi laha persahabatan tersebut.
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan ke-13 Brazil dari 16 pertandingan sejak Tite mengambil alih jabatan pelatih pada Juni 2016. Pada laga tersebut untuk pertama kalinya Brazil terlibat dalam pertandingan yang menggunakan teknologi video tayang ulang eksperimental (VAR). Dan juara dunia lima kali ini dengan cepat berada di sudut pengambilan keputusan yang menguntungkan mereka.
Gelandang Brazil ernandinho ditahan oleh Maya Yoshida dan pertandingan tetap diteruskan. Namun saat bola meninggalkan lapangan wasit memutuskan untuk melihat video tayangan ulang kejadian tersebut. Dan hasilnya wasit menunjuk titik putih setelah menunggu sebentar.
Neymar yang ditunjuk menjadi algojo melakukan eksekusi dengan tenang. Neymar terlihat melangkah kemudian berhenti, untuk menunggu kiper Eiji Kawashima bergerak ke arah kanannya sebelum melepaskan sepakan ke sudut sebaliknya.
Empat menit kemudian, Brazil mendapat penalti lain karena pelanggaran terhadap Gabriel Jesus, tanpa VAR. Namun kali ini Neymar memilih sudut lainnya dan tembakannya dapat digagalkan oleh Kawashima yang keputusannya untuk mengarah ke arah yang sama seperti sebelumnya berbuah hasil manis.
Bagaimanapun, rasa lega Jepang hanya berlangsung sebentar. Ketika sapuan buruk dari kubu tim Samurai Biru mengarah ke jalur pergerakan Marcelo. Pemain belakang tersebut memaksimalkannya bola yang berhasil direbut dengan tembakan keras menuju sudut gawang pada menit ke-17.
Yoshida melepaskan tendangan bebas yang membentur mistar gawang untuk Jepang. Namun Brazil terlihat berbahaya pada setiap serangan yang mereka lancarkan, dan mampu memperbesar keunggulan pada menit ke-35.
Willian mengirim bola kepada Danilo di sisi kiri dan umpan silangnya dapat disambar Jesus ke tiang jauh. Brazil mengendurkan tekanan dan Tomoaki Makino menanduk bola yang berbuah gol dari tendangan sudut pada menit ke-63 untuk memperkecil ketertinggalan Jepang. Kenyu Sugimoto memiliki upaya yang lain yang masuk ke gawang lawan pada fase akhir pertandingan, namun gol itu tidak disahkan karena offside. (Ant)