Tiga Nama “Mengapung” dalam Bursa Calon Ketum Asprov PSSI DIY

YOGYAKARTA — Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY dijadwalkan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) awal bulan depan. Kongres digelar untuk memilih Ketum baru, wakil ketum, dan anggota executive committee (Exco). Kegiatan juga mengagendakan penyempurnaan statuta Asprov.

“Rencananya KLB akan digelar 10 Desember sebelum masa jabatan pengurus saat ini berakhir pada 13 Desember mendatang,” ucap Ketua Komite Pemilihan, Armando Pribadi, Selasa (31/10/2017).

Armando Pribadi, Ketua komite Pemilihan Asprov PSSI DIY/ Foto: Sodik

Mantan wasit nasional ini mengaku sejauh ini telah ada tiga nama yang menyatakan ketertarikan memimpin Asprov PSSI DIY. Mereka berminat menggantikan posisi dr Hadianto Ismangoen Sp.A yang kini bergeser menjabat sebagai Ketua Umum KONI DIY.

“Latar belakangnya cukup beragam, ada direksi bank, pengurus Asprov, ada juga dari unsur pemerintahan. Tapi mohon maaf belum bisa kami buka saat ini,” ucap Armando.

Kandidat yang mendaftarkan diri dan dinyatakan lolos seleksi akan memperebutkan 16 pemilik suara yang berasal dari anggota Asprov. Pemilik suara terdiri dari askab/askot serta klub anggota Liga 3 dan Liga 2 di DIY. Tahapan kongres akan dimulai sejak 10 November 2017. Selama 20 hari hingga 30 November dibuka pendaftaran bakal calon.

Selanjutnya, 30 November-2 Desember, panitia akan melakukan verifikasi dokumen persyaratan. Bagi bakal calon yang tidak lolos akan diberi waktu untuk mengajukan banding pada 3-4 Desember 2017. “Pengumuman hasil banding dilakukan 5 Desember 2017,” jelasnya.

Anggota komite pemilihan, Kuncoro, menjelaskan syarat untuk bisa dicalonkan sebagai ketum, wakteum dan anggota exco yakni diajukan minimal 3 anggota Asprov. Hal itu dibuktikan dengan surat tertulis. Berusia lebih dari 35 tahun, lalu pernah berkecimpung di sepakbola DIY disertai bukti surat dari perkumpulan tempatnya berkecimpung.

“Menyertakan visi misi tentang komitmen memajukan sepakbola di DIY. Tidak sedang terkena sanksi PSSI. Tidak sedang dalam proses hukum NKRI. Berpendidikan minimal SMA, ber-KTP serta domisili di DIY. Serta tidak pernah terlibat atau afiliasi organisasi terlarang dan organisasi sepakbola di luar PSSI,” paparnya.

Panitia, lanjut Kuncoro, juga berencana mengundang seluruh unsur suporter di DIY sebagai peninjau proses pemilihan. Selain itu, pihak PSSI pusat juga akan diundang. “Undangan mungkin sekitar 50 orang,” pungkasnya.

Lihat juga...