Terobosan Anies-Sandi Harus Dalam Koridor Hukum

JAKARTA — Anggota DPRD DKI Jakarta, Syarif, mengatakan, program prioritas yang akan dilaksanakan dalam seratus hari ke depan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan – Sandiaga Uno adalah memperioritaskan empat program unggulan dari total 23 janji politik kerja yang telah disampaikan.

Menurut Syarif, empat program itu yakni memperluas manfaat Kartu Jakarta Sehat dalam bentuk Kartu Jakarta Sehat (KJS Plus) dengan menambahkan fasilitas khusus untuk para guru mengaji, penjaga rumah ibadah, khatib, penceramah dan pemuka agama.

“Juga ada Program Oke Oce, OK-Otrip dan program rumah DP Rp0,” ujar Syarif dalam diskusi ‘Pemimpin Baru Jakarta’ di warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, (14/10/2017).

Syarif menuturkan, banyak program kerja Anies-Sandi yang telah dimodifikasi dari program Gubernur DKI sebelumnya, yaitu melanjutkan Mass Rapid Transit (MRT) Atau sistem transportasi massal, di mana Ahok dan Anies memiliki komitmen yang sama, yakni MRT merupakan tugas pemerintah pusat yang tidak bisa dilepas.

Selain itu, ada program penataan kampung. Kalau dulu Gubernur DKI Jakarta membuat relokasi, Anies sebagai Gubernur Jakarta akan menata kampung dengan istilah menghilangkan kumuhnya, tapi tidak menghilangkan kampungnya.

“Jadi, tidak ada penggusuran, kita akan membangun di mana mereka tinggal. Toh, jika ada terjadi relokasi tentu ada master plan yang sungguh-sungguh direncanakan dengan matang. Pembangunan itu jelas tidak mencabut akar budaya, tidak mencabut sosial kemasyarakatan,” tutur Syarif.

Lebih Jauh, Syarif membeberkan, dalam setiap pelaksanaan empat program prioritas tersebut, sangat penting mentaati hukum setiap mengeksekusi suatu kebijakan. “Besok kita akan memulai taat pada hukum, dan semua pembangunan tetap pada koridor hukum,” katanya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Mayjend TNI (Purn) Prijanto, menilai terobosan cepat gubernur baru DKI Jakarta adalah harapan bagi semua pihak, hanya harus pada koridor hukum. Terobosan yang melanggar hukum tidak dibenarkan oleh NKRI.

Untuk itu, Prijanto berharap Anies-Sandi yang akan dilantik pada Senin 16 Oktober 2017 pekan depan itu, bisa menuntaskan janji-janjinya selama seratus hari pertama, sehingga Jakarta lebih maju. “Siapa pun menjadi gubernur, jangan mengabdi pada individu, tapi harus mengabdi pada tugas dan aturannya untuk menyejahterakan masyarakat,” pungkas Prijanto.

Lihat juga...