Ribuan Warga Peringati Hari Nasional Di Tiananmen

BEIJING – Lebih dari 115 ribu warga dari berbagai pelosok daratan China berkumpur di Lapangan Tiananmen, untuk memperingati Hari Nasional, Minggu (1/10/2017). Masyarakat menyaksikan upacara militer pengibaran bendera nasional dalam peringatan 68 tahun berdirinya pemerintahan Republik Rakyat China.

Tidak satu pun masyarakat yang bersuara maNakala lagu nasional terdengar mengiringi pengibaran bendera warna merah menyala yang salah satu sudutnya berhiaskan lima bintang warna kuning. Karangan bunga dan buah-buahan setinggi 17 meter mewarnai semarak peringatan Hari Nasional di lapangan yang terletak di kawasan Kota Terlarang tersebut.

Karangan bunga tersebut melambangkan perkembangan dan kemakmuran rakyat China. Upacara peringatan Hari Nasional tersebut juga digelar beberapa elemen masyarakat di Hong Kong dan Makau.

Selama sepekan perkantoran dan sekolahan diliburkan untuk memperingati Hari Nasional yang bersamaan dengan Pertengahan Musim Gugur atau perayaan Kue Bulan. Bagi warga China momentum tersebut digunakan untuk berkumpul dan berlibur bersama keluarga atau teman.

Sejumlah stasiun kereta api di Chongqing, Nanning (Daerah Otonomi Khusus Guangxi Zhuang), dan Shenyang (Provinsi Liaoning) dipadati ribuan calon penumpang. Dan Sedikitnya 600 juta warga daratan Tiongkok itu akan melakukan perjalanan wisata selama Pekan Emas tersebut.

Pekan Emas tersebut dimulai pada bulan September 1999 saat pemerintah China memutuskan menambah jumlah hari libur menjadi tujuh hari pada hari libur resmi, seperti Tahun Baru Imlek dan Hari Nasional yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober.

Dalam 18 tahun terakhir jumlah masyarakat yang berlibur selama Hari Nasional meningkat 20 kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. Selama Hari Nasional yang dirangkai dengan Perayaan Pertengahan Musim Gugur, Kedutaan Besar RI di Beijing juga tutup. (Ant)

Lihat juga...