BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menyiapkan bantuan bagi warga satu keluarga yang meninggal dunia akibat bencana tanah longsor di Kecamatan Sidamulih, Pangandaran, Sabtu (7/10/2017).
“Ada santunan bagi keluarga korban longsor,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Pangandaran, Nana Ruhena melalui telepon seluler, Minggu (8/10/2017).
Tercatat empat orang dalam satu keluarga itu tewas tertimbun longsoran tanah yang menimpa rumahnya di Kampung Sangkan Bawan, Desa Kalijati, Kecamatan Sidamulih. Keluarga tersebut, saat kejadian sedang tidur, sehingga tidak dapat menyelamatkan diri ketika rumahnya tertimbun tanah longsor.
Pemerintah daerah, kata dia, akan menyiapkan santunan, bahkan bantuan perbaikan rumah bagi yang terdampak bencana. “Rencananya pemda memberi bantuan rumah, karena rumah warga itu rusak akibat bencana,” katanya.
Warga yang tewas tertimbun longsor yakni Arsih (55), Yuyun (35) kemudian dua orang anak Aldi (5) dan Andika (10 bulan). Mereka yang tinggal satu rumah itu tidak dapat menyelamatkan diri ketika bencana longsoran tanah tebing di sekitar rumahnya longsor.
Sebelumnya, banjir bandang dan longsor melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Pangandaran. Saat ini banjir sudah surut sehingga petugas gabungan dan masyarakat mulai membersihkan sisa lumpur bekas banjir termasuk material longsoran tanah.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Pangandaran menyebut kondisi ketinggian air di lokasi banjir sudah turun. Situasi di daerah terdampak banjir dalam kondisi aman dan terkendali, sebagian pengungsi juga sudah kembali ke rumahnya masing-masing. (Ant)