KOBA – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendorong unit pembenihan rakyat (UPR) meningkatkan kapasitas produksi benih ikan.
Hal tersebut dibutuhkan untuk memudahkan para pembudidaya di daerah itu memperoleh bibit. “Jumlah UPR di daerah ini tercatat sebanyak 22 unit, lumayan banyak dan bisa memenuhi kebutuhan bibit ikan untuk masyarakat yang sedang mengembangkan usaha perikanan budidaya di daerah ini,” kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah, Dedi Muchdiyat, Sabtu (7/10/2017).
UPR di Bangka Tengah tersebar di enam kecamatan yang ada di daerah itu. Mayoritas para pembudiaya mengambil bibit dari sejumlah UPR yang ada sehingga terjadi perputaran ekonomi perikanan air tawar yang lumayan bagus.
Dedi menyebut ke depan semua UPR di daerah itu sudah tersertifikasi untuk menjamin produksi bibit ikan yang dihasilkan dan meningkatkan kepercayaan konsumen di daerah itu.
“Sertifikasi ini penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan pengaruhnya sangat besar terhadap permintaan serta penjualan bibit ikan air tawar yang dihasilkan para UPR di daerah ini,” katanya.
Kendati Pemkab Bangka Tengah memiliki Balai Benih Ikan (BBI) yang menyediakan ratusan ribu bibit ikan air tawar dari berbagai jenis. Keberadaan UPR masih tetap diberdayakan untuk membantu menggerakan perekonomian masyarakat.
“Kami masih tetap memprioritaskan dan mengarahkan pembelian bibit ikan di UPR untuk meningkatkan perekonomian, tentu juga UPR harus mampu menyediakan benih ikan yang benar-benar bagus,” pungkasnya. (Ant)