MEDAN — Menteri Dalam Negeri menegaskan pamong praja lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN untuk mendukung Nawacita program pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Jusuf Kalla.
“Kehadiran pamong praja IPDN diharapkan bisa membangun Indonesia dari pinggiran seperti yang diprogramkan dalam Nawacita,” ujar Mendagri Tjahjo Kumolo diwakili Gubernur IPDN, H Ermaya Suradinata di Medan, Senin (23/10).
Dia mengatakan hal itu saat menyerahkan 87 PNS lulusan IPDN angkatan XXIII Tahun 2016 kepada Pemerintah Provinsi Sumut dan pemerintah kabupaten/kota setempat.
Mendagri menjelaskan, untuk membangun dari pinggiran, memang diperlukan penguatan sumber daya manusia di daerah.
“Jadi penempatan lulusan IPDN di daerah merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam rangka pengembangan wilayah dan memajukan daerah,” katanya.
Mendagri menegaskan, penempatan lulusan IPDN Angkatan XXIII ditetapkan melalui Peraturan Mendagri Nomor 78 Tahun 2017 tentang Penempatan dan Perpindahan Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri.
Peraturan itu ditetapkan sebagai bentuk komitmen Mendagri dalam menyiapkan kader terbaik guna memperkuat pembangunan di pusat dan daerah khususnya di wilayah perbatasan.
Lulusan IPDN, ujar Mendagri, harus dapat menggerakkan dan mengorganisir masyarakat di perbatasan.
“Lulusan IPDN harus melayani masyarakat dengan baik di perbatasan/di daerah terluar,” ujarnya.
Gubernur Sumut HT Erry Nuradi dalam sambutan yang dibacakan Plt Sekda Ibnu S Hutomo berharap para alumni IPDN yang ditempatkan di Pemprov Sumut dan 33 kabupaten/kota mampu membenahi masalah birokrasi di daerah.
“Lulusan IPDN juga diminta menjadi sosok birokrat yang sanggup melayani, membawa pemerintahan bersih dan menjadi agen perubahan,” katanya.
Gubernur meminta agar kepala daerah dapat menjadikan lulusan IPDN sebagai pemikir dalam formulasi kebijakan, pelaksana dalam implementasi kebijakan serta mengevaluasi kebijakan agar dapat berdaya guna dan berhasil guna bagi masyarakat.
“Tunjukan kepada masyarakat bahwa lulusan IPDN adalah PNS yang memiliki kapasitas dan integritas yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar HT Erry Nuradi.
Gubernur juga meminta agar para lulusan IPDN bisa memahami budaya tempat para IPDN ditugaskan (Ant).