Pramuka SMA Negeri 2 Kalianda Bagikan Tali Asih untuk Lansia
LAMPUNG — Bentuk kepedulian terhadap kaum lanjut usia di Desa Klaten, ratusan siswa kelas X SMA Negeri 2 Kalianda Kabupaten Lampung Selatan, Lampung memberikan paket kebutuhan rumah tangga di antaranya beras, mie, susu, gula, teh, tepung terigu melalui bakti sosial atau tali asih.
Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Kalianda sekaligus Kamabigus Gugus Depan 01-005 dan 01-006 ambalan Ir.Soekarno dan Fatmawati, Emidarti menyebutkan, kepedulian siswanya yang bergabung dengan gerakan pramuka sebagai bentuk perhatian sosial bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Tali asih tersebut semoga bisa berkelanjutan, dilakukan karena rasa kepedulian sosial harus ditanamkan dalam diri siswa bahkan juga yang aktif dalam kepramukaan,” beber Emidarti yang ditemui Cendana News seusai pemberian bantuan tali asih kepada para warga Desa Klaten Kecamatan Penengahan, Kamis sore (14/9/2017).
Emidarti juga berharap para siswa bisa mengikuti kegiatan perkemahan dari 14-16 September tersebut dengan baik dan bisa meningkatkan kedisplinan, mendorong siswa bersikap kreatif, inovatif, bertanggungjawab serta memiliki pendidikan karakter yang baik.
Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 347 siswa dari jenjang kelas X serta sebagian kelas XI dan XII sebagai sebuah kesempatan pelajar meninggalkan zona kenyamanan karena harus siap tinggal di tenda dengan cuaca yang panas dan tidak nyaman.
Selama kegiatan perkemahan tersebut ia menyebut para siswa diharapkan memiliki sikap ramah dan selama kegiatan tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta tidak mengganggu ketertiban umum.
Para siswa yang mengikuti kegiatan juga akan diisi dengan materi orientasi medan dan dinamika kelompok, tali temali, materi cinta tanah air dan kebangsaan dari Danramil 421-03/Penengahan serta berbagai materi lain.
Kapten Infanteri Sarjo selaku Danramil 421-03/ Penengahan menyebut kegiatan kepanduan atau pramuka memiliki sisi positif dengan mengajarkan nilai nilai cinta tanah air, bela negara dan juga kedisiplinan. Perkemahan selama tiga hari tersebut juga dari anggota TNI akan diisi dengan materi UUD 1945, pencegahan paham radikalisme, komunisme dan terorisme.
