Perlu Subsidi agar Program Gemar Ikan Sukses

LEBAK – Perum Perusahaan Ikan Indonesia (Perindo) mendesak pemerintah mensubsidi ikan guna mendukung dan memasyarakatkan Program Gerakan Makan Ikan (Gemarikan).

“Kami optimistis tingkat konsumsi makan ikan meningkat, jika ikan disubsidi oleh pemerintah,” kata Pelaksana Pemasaran Ikan Perum Perindo, Arman di Car Free Day Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Minggu (17/9/2017).

Perindo memasarkan aneka jenis produksi ikan tangkapan nelayan di Kabupaten Lebak untuk mendukung Program Gemari yang dicanangkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Ikan hasil tangkapan nelayan itu dijual dengan harga relatif murah dibandingkan harga di pasaran. Namun, harga ikan tersebut tidak disubsidi oleh pemerintah. Kebanyakan masyarakat yang membeli ikan setelah berolahraga itu dari kalangan yang mampu secara ekonomi.

Jenis ikan yang dijual itu antara lain cumi-cumi Rp40.000 per kg, kembung banjar Rp25.000 per kg, tongkol Rp30.000 per kg, lemadang Rp30.000 per kg, cakalang Rp35.000 per kg, layur Rp60.000 dan tuna Rp30.000 per kg.

Bila harga ikan tersebut disubsidi dipastikan masyarakat berpenghasilan rendah dapat membeli ikan itu. Untuk itu, pihaknya mendesak pemasaran ikan dengan harga bersubsidi, sehingga program Gemarikan berhasil.

“Kami yakin jika ikan itu disubsidi program Gemari sukses dan semua warga Lebak mengkonsumsi ikan,” katanya.

Menurut Arman, ikan yang dijual itu murni hasil tangkapan nelayan lokal dengan kondisi segar. Produksi tangkapan nelayan lokal sejak sepekan terakhir melimpah sehubungan membaiknya cuaca di Perairan Banten bagian selatan.

Keunggulan ikan disubsidi tersebut dapat membantu pendapatan nelayan meningkat karena harga ikan yang ditampung pemerintah menguntungkan. Selain itu, juga motivasi usaha nelayan cenderung meningkat karena ditampung oleh pemerintah tersebut.

Begitu juga program Gemari berjalan sukses karena berbagai elemen masyarakat akan mengkonsumsi ikan,trmasuk kalangan ekonomi berpenghasilan rendah.

Namun, masyarakat yang mendapat subsidi ikan itu dikhususkan yang memiliki Kartu Sosial atau keluarga miskin. “Kami berharap kedepan pemasaran ikan itu bisa disubsidi sehingga program Gemarikan di Lebak sukses,” katanya menjelaskan.

Petugas Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pembudidaya Ikan, Eva Damayanti, mengatakan pemerintah daerah mengoptimalkan kampanye gerakan makan ikan, karena merupakan Program KKP melalui Gemari.

Mengonsumsi makan ikan bermanfaat bagus untuk kesehatan dan pertumbuhan anak-anak. Ikan mengandung omega tiga juga memiliki gizi yang sangat baik dan harganya lebih terjangkau masyarakat.

Pemerintah daerah bekerja sama Perum Perindo memasarkan produksi ikan tangkapan nelayan pada akhir pekan kegiatan car free day, sehingga dapat dikunjungi masyarakat setelah berolahraga.

Pemasaran ikan pada kegiatan itu didatangkan secara langsung dari tempat pelelangan ikan (TPI) Binuangeun dan kondisi ikan sangat segar. “Kami berharap melalui pemasaran itu dapat membudayakan makan ikan di masyarakat,” ujar Eva. (Ant)

Lihat juga...