Pemutaran Film G30S-PKI di Lasmel Disertai Gerimis

LAMPUNG — Komando Distrik Militer (Kodim) 0421 Lampung Selatan melibatkan Komando Rayon Militer (Koramil) dan jajaran, menggelar nonton bareng (nobar) film pengkhiatan Gerakan 30 September-PKI bersama masyarakat, sejak Kamis (21/9), yang diawali di Makodim 421/Lampung Selatan dan di Kabupaten Pesawaran serta beberapa wilayah lainnya.

Sersan Kepala Safrulloh, selaku Bintara Pembina Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, dalam wilayah 421-03/Penengahan, mengungkapkan, nonton bareng film pengkhiatan G 30 S-PKI dilakukan oleh masing-masing Koramil termasuk Koramil 421-03/Penengahan.

Kegiatan nonton bareng tersebut sudah dilakukan sejak sepekan terakhir di beberapa tempat secara bertahap dan puncaknya dilakukan pada malam ini, Sabtu 30 September, yang bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan akan bahaya laten komunis dan  mengenang tragedi maut yang dilakukan oleh gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Serka Safrulloh mengungkapkan, Koramil 421-03/Penengahan melakukan nonton bareng di beberapa desa, di antaranya Desa Pasuruan, Desa Kelawi, Desa Lebungnala, Desa Kemukus, dan beberapa di antaranya merupakan inisiatif masyarakat serta sebagian merupakan kegiatan yang didukung oleh Babinsa yang bertugas di wilayah desa.

“Sebelum pemutaran film dilakukan, diberikan penjelasan kepada masyarakat kenapa film tersebut penting diputar dan ditonton bersama, karena kejadian pengkhiatan PKI pada 1965 tersebut menjadi sejarah kelam bangsa yang mengingatkan bahaya laten komunis di Indonesia,” ungkap Serka Safrulloh, yang memberikan penjelasan kepada ratusan masyarakat, sebelum pemutaran film pengkhianatan G30 S-PKI, Sabtu (30/9/2017) malam.

Serka Safrulloh juga menyebut, kegiatan menonton bareng film pengkhiatan G 30 S-PKI tersebut merupakan perintah langsung dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, agar dilakukan pemutaran film Gerakan Tiga Puluh September Partai Komunis Indonesia (G30S-PKI) dan melibatkan masyarakat di jajaran Kodim hingga Koramil.

Beberapa desa bahkan melakukan persiapan sejak siang hari dengan penyiapan layar lebar seperti layaknya menonton layar tancap di lokasi strategis desa dan beberapa diantaranya di ruangan balai desa.

Di desa lain di wilayah Koramil 421-03 Penengahan, tepatnya di Desa Pasuruan, ratusan warga sejak sore sudah berkumpul di lapangan setempat dengan penyediaan tenda khusus untuk menonton pemutaran film pengkhianatan G 30 S-PKI yang diputar menggunakan proyektor dan sebuah layar lebar.

Sersan Dua Eko Hariyanto, selaku Babinsa yang mendampingi masyarakat di wilayah tersebut mengatakan, meski hujan gerimis sempat mengguyur tidak menyurutkan masyarakat yang belum pernah menonton film pengkhianatan G 30 S-PKI.

“Sempat hujan gerimis namun panitia dari aparat desa sudah mengantisipasi dengan menyediakan tenda berukuran besar, sehingga sebagian penonton yang sempat kehujanan berteduh di bawah tenda”, beber Serda Eko Hariyanto

Kondisi hujan gerimis juga diantisipasi oleh Desa Kemukus Kecamatan Ketapang yang mempersiapkan acara nonton bareng film pengkhianatan G 30 S-PKI dengan mengambil lokasi pemutaran di Balai Desa Kemukus yang didampingi oleh Babinsa Serda Artaji anggota Koramil 421-03/Penengahan.

Ia menyebut, antisipasi telah dilakukan karena hujan yang sudah berlangsung sejak siang dan mengguyur wilayah Lampung Selatan. Film mengenang kekejaman PKI pada tahun 1965 tersebut tetap diputar dengan menggunakan fasilitas proyektor dan dihadiri ratusan masyarakat.

“Kita juga jelaskan, bahwa dengan adanya peristiwa kelam tersebut, maka pada hari ini ada pengibaran bendera setengah tiang dan besok diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila”, tutup Serda Artaji.

Beberapa desa lain yang melakukan aktivitas menonton bareng film pengkhianatan G 30 S PKI di wilayah Koramil 421-03/Penengahan, menurut Serda Artaji, di antaranya Desa Sukabaru dan beberapa desa lain dengan didampingi oleh para babinsa.

Lihat juga...