Pantai Manggar Simpan Jejak Pendudukan Jepang

BALIKPAPAN – Pantai Manggar Segarasari,  salah satu destinasi wisata andalan dan favorit Kota Balikpapan yang dikelola Pemerintah kota Balikpapan. Setiap hari, pantai ini dipenuhi pengunjung nusantara dan mancanegara. Apalagi, di akhir pekan.

Di pantai Manggar, pengunjung tidak hanya melihat keindahannya, tapi juga bisa melihan ikon kota Balikpapan, yaitu patung Beruang Madu. Tak jauh dari patung beruang madu juga ada cagar budaya atau situs sejarah yang bisa dilihat, yaitu bunker Jepang. Bunker ini adalah sarana pertahanan tentara Jepang saat menduduki kota Balikpapan pada 22 Januari 1942 hingga 26 Januari 1945. Di bunker ini sebagai tempat perlindungan dan memata-matai musuh.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata kota Balikpapan, Oemy Fasesly, mengungkapkan di Pantai Manggar tidak hanya menyuguhkan keindahan alam pantai, tapi juga banyak fasilitas yang bisa dilihat oleh pengunjung. “Ada ikon kota, yaitu Beruang Madu dan cagar budaya yang sudah ditetapkan pemerintah kota,” jelasnya, Minggu (24/9/2017).

Pantai dengan luas 13.000 m2 dengan air laut yang jernih, gelombang yang kecil serta pasir yang putih, merupakan tempat yang nyaman bagi pengunjung yang ingin bermain, berlayar maupun voli pantai. Destinasi dibuka untuk umum mulai pukul 06.00 – 18.00, dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun angkutan kota nomor 7. Lokasi pantai ini berada di Kelurahan Manggar dengan jarak 9 km dari Bandara Sepinggan atau 22 km dari pusat kota Balikpapan.

Menurut Oemy, bunker Jepang yang ada di pantai Manggar telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya oleh pemerintah kota sejak 2010 melalui Surat Keputusan Walikota Balikpapan, tentang penetapan benda cagar budaya sebagai obyek bersejarah dan obyek wisata kota Balikpapan.

“Situs sejarah ini ditetapkan sebagai destinasi bersejarah sejak 2010, saat itu Walikota Balikpapan adalah Bapak Imdaad Hamid. Cagar budaya yang ada di sini menjadi salah satu daya tarik juga bagi pantai Manggar,” tukasnya.

Dia mengatakan, berbagai fasilitas akan terus diperbaiki dan ditambah, karena salah satu upaya mendongkrak jumlah kunjungan ada menambah fasilitas.

Salah seorang pengunjung, Hendra, mengatakan pantai Manggar adalah destinasi wisata favorit setiap libur tiba. “Di pantai ini biasanya saya ajak keluarga atau teman untuk melepas penat setelah bekerja. Yah, refreshing kalau libur, di sini bisa bakar ikan bareng teman-teman sebagai hidangannya,” ujarnya.

Lihat juga...