Kalangan Terdidik Mendominasi Pengangguran di NTB

MATARAM — Masalah Pengangguran menjadi salah satu permasalahan yang hampir dihadapi setiap Negara dan daerah selain masalah kemiskinan, demikian halnya dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Parahnya dari angka pengangguran yang ada, selain berasal dari kalangan tidak terdidik juga lebih banyak berasal dari kalangan kaum terdidik seperti pelajar lulusan Sekolah Menengah Kejuruan dan Perguruan Tinggi (PT).

“Data Badan Pusat Statisti (BPS) NTB, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada penduduk dengan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan menempati posisi tertinggi, yaitu 11,12 persen, disusul oleh TPT Universitas sebesar 6,99 persen,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB, Wildan di Mataram, Kamis (21/9/2017).

Sedangkan TPT terendah terdapat pada penduduk dengan tingkat pendidikan SD ke bawah yaitu sebesar 1,84 persen.

Ia mengatakan, tingginya angka TPT dari kalangan kaum terdidik tersebut, selain keterbatasan lapangan pekerjaan, formasi dibutuhkan di lapangan juga seringkali tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan lulusan dari PT maupun SMK.

“Karena itulah, untuk menekan angka pengangguran di NTB, selain rutin membuka acara bursa lowongan kerja setiap tahun dengan menggandeng sejumlah perusahaan, semua BLK yang juga terus dimaksimalkan” tuturnya.

Kepala Perusahaan yang ada dan beroperasi di NTB, Wildan juga telah menjalin kerjasama, supaya karyawan yang ada bisa lebih banyak direkrut dan memprioritaskan putra daerah, terutama kawasan sekitar perusahaan.

Sebelumnya, Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTB, Hj. Wartiah mengatakan, SMK Pariwisata memiliki prospek bagus dan cukup menjanjikan sebagai penyumbang SDM dibutuhkan. Namun untuk itu dari sisi mutu dan kualitas SMK harus terus ditingkatkan sesuai kebutuhan pariwisata.

Perbaikan mutu dan kualitas bisa dilakukan mulai dari kurikulum, jurusan dibuka sesuai kebutuhan pasar termasuk sarana dan prasarana dan fasilitas pendukung lain, sehingga ketika lulus SDM dihasilkan siap pakai.

Trend dan geliat pariwisata NTB yang terus tumbuh dengan tingkat kunjungan wisman NTB yang setiap tahun juga meningkat, termasuk pembangunan Politekpar di Kabupaten Lombok Tengah adalah salah satu upaya pemerintah menyiapkan SDM lokal untuk bisa diserap di KEK Mandalika.

Lihat juga...