Grand Sawah Tempat Wisata Kekinian Anak Muda di Penengahan

LAMPUNG — Kaki Gunung Rajabasa selalu menjadi lokasi menarik untuk menikmati pemandangan dengan latar belakang kemegahan pegunungan dan sawah menghijau lengkap dengan semilir angin yang bisa dinikmati di gubuk gubuk petani.

Salah satu destinasi wisata yang kekinian dan mulai dikunjungi anak anak muda di wilayah Kecamatan Penengahan dikenal dengan nama Grand Sawah. Lokasi yang tak begitu jauh dari Jalan Lintas Sumatera dan berada di jalan penghubung antar desa dan kecamatan di Lampung Selatan dan dikenal dengan jalan lama.

Destinasi agro wisata ini cukup mencolok dengan gerbang terbuat dari bambu bertuliskan Grand Sawah dan penunjuk arah ke beberapa kota di dunia lengkap dengan jarak kilometernya. Kota kota yang ditunjukkan di antaranta Las Vegas, Roma, Tokyo, Alaska dan beberapa kota terkenal di dunia seakan menyambut pengunjung ke lokasi yang berada di Desa Ruang Tengah yang berbatasan langsung dengan Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan.

Jalan kecil atau dikenal dengan galengan sawah mengarahkan pengunjung ke lokasi grand sawah dan langsung disambut oleh karakter minion, bendera kain warna warni sekaligus orang orangan sawah dengan beragam baju dengan berbagai karakter.

Asep, salah satu remaja asal Desa Ruang Tengah menyebut sejatinya areal persawahan antara Desa Ruang Tengah dan Desa Pasuruan tersebut kerap menjadi lokasi berfoto karena pemandangan yang menarik saat padi menghijau hingga menguning dan menjadi inspirasi bagi anak anak muda.

“Setelah ada anak anak mahasiswa KKN Unila di Penengahan Lampung Selatan lokasi jalan lama antara desa Pasuruan dan Ruang Tengah ini disulap menjadi lokasi menarik dan lebih indah untuk berfoto foto,” terang Asep, remaja asal Desa Ruang Tengah saat ditemui Cendana News tengah menikmati suasana Grand Sawah bersama teman temannya, Minggu (3/9/2017).

Asep menyebut kretifitas mahasiswa kuliah kerja nyata Universitas Lampung periode II yang baru sepekan dibuka untuk umum tersebut menjadi sebuah lokasi wisata agro yang murah meriah karena pengunjung sama sekali tidak dipungut biaya. Ia menyebut dengan keaslian alam berupa sawah menghijau, berbagai karakter tambahan yang unik dan menarik lengkap dengan batu batu alami.

Ia bahkan menyebut dengan adanya lokasi tersebut merasa berterima kasih kepada pemilik sawah yang merelakan sawahnya menjadi lokasi yang digunakan untuk bersantai dan menjadi latar belakang menarik untuk berfoto terutama pada pagi dan sore hari. Selain tidak merusak lokasi dengan tetap mempertahankan keasriannya keramaian pengunjung bahkan bisa mengusir burung di sawah yang menyerang padi milik petani.

Vina, salah satu pengunjung yang mendatangi Grand Sawah di Penengahan [Foto: Henk Widi]
Selain Asep, pengunjung lain yang mengunjungi Grand Sawah sebagai destinasi kekinian agro wisata di tempat tersebut di antaranya Vina yang masih duduk di kelas XII sebuah SMA negeri di Kalianda. Dirinya senang bisa datang ke sawah dengan suasana yang masih alami tapi dikreasikan dengan menarik.

Vina bahkan mengaku bisa melihat dari dekat padi dalam masa pertumbuhan, tanaman tomat yang bisa dilihat di pematang sawah (galengan) dan melihat dari dekat orang orangan sawah yang selama ini dilihatnya di gambar. Selain gubuk, dirinya bahkan bisa merasakan sensasi ayunan di antara pohon sirsak dan pohon mangga di tengah areal persawahan yang masih menghijau.

“Saya juga bisa mengabadikan momen di sawah ini untuk diunggah ke media sosial agar bisa kekinian di lini masa facebook maupun instagram,” ungkap Vina.

Grand Sawah yanga ada di Kecamatan Penengahan dengan pemandangan alam pegunungan dan persawahan menyambut pengunjung di kaki Gunung Rajabasa [Foto: Henk Widi]
Meski hanya areal persawahan namun ia menyebut Grand Sawah bisa menjadi pilihan untuk menikmati wisata agro tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal. Ia juga mengaku berharap pengunjung tetap bisa menjaga lokasi tersebut agar tidak merusak tanaman padi yang ada di lahan milik petani dan hanya mengambil foto atau sekedar berjalan di pematang sawah di Grand Sawah.

Lihat juga...