Dua Orang Lulusan SMAK Padang Berangkat ke China
PADANG – Dua orang lulusan Sekolah Menengah Kejuruan-Sekolah Menengah Analis Kimia (SMK-SMAK) Padang tahun ajaran 2016-2017 berangkat ke China. Mereka berkesempatan melanjutkan studi di Nanjing Politeknic Institute (NJPI).
Kepala SMAK Padang, Nasir, mengatakan, dua orang lulusan SMAK itu yakni Trenadi Aditya dan Rizky Ernando berangkat ke China, setelah berhasil lulus dengan level paling tinggi pada Program Beasiswa melalui SEAMOLEC.
“Program SEAMOLEC itu ialah Pusat Pendidikan Terbuka Jarak Jauh Asia Tenggara atau Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Open Learning Center (SEAMEO-SEAMOLEC). Dengan berangkatnya dua orang pelajar ke China ini, turut memberikan prestasi bagi SMAK Padang,” katanya, Kamis (14/9/2017).
Ia menjelaskan, terpilihnya dua orang pelajar itu setelah adanya kerja sama SMAK Padang dengan SEAMOLEC sebagai suatu langkah yang ditargetkan Kementerian Perindustrian dalam pengembangan kerja sama luar negeri, sekaligus untuk menyikapi MEA.
Menurutnya, salah satu syarat untuk lulus dalam Program SEAMOLEC ini, kepada siswa diutamakan menguasai bahasa Mandarin yang baik dan benar. Untuk itu bagi mereka yang lulus Level I yaitu level paling tinggi mendapatkan kemudahan, di antaranya bebas SPP dan bebas asrama.
Sebelumnya selain telah bekerja sama dengan Program SEAMOLEC, SMAK Padang juga sudah melakukan kerja sama dengan SEAMOLEC dari tahun 2014, yang pertama sekali dengan Phitaram Institute College Program Student, Thailand.
Rizky dan Aditya yang berkesempatan bertamu di kediaman Wali Kota Padang juga disambut baik oleh Wali Kota Padang Mahyeldi. Pada kesempatan tersebut, Mahyeldi turut bangga atas prestasi dan kesempatan dua orang pelajar Padang yang berangkat ke China tersebut.
Mahyeldi juga berpesan kepada dua orang pelajar tersebut agar selama menempuh pendidikan di luar negeri, fokus menjalani pendidikan dan jangan terpengaruh dengan hal-hal yang bisa merusak masa depan. Dengan bermodalkan ilmu pengetahuan yang diperoleh di SMAK, mereka diminta agar serius menekuni pelajaran-pelajaran yang diberikan sehingga ketika pulang ke Padang, keahlian yang dimiliki di China bisa dikembangkan di Padang.
“Ini adalah kesempatan yang sangat bagus, untuk itu perlu adanya kesungguhan dan fokus dalam menempuh pendidikan. Jangan mudah terpengaruh dengan hal-hal yang tidak baik dan tetap teguh dengan pendirian,” tegasnya.
Menurutnya, di Kota Padang banyak pelajar yang ingin mendapatkan kesempatan yang sama yakni belajar ke luar negeri. Untuk itu, kesempatan semacam ini, jangan disia-siakan, dan mestinya dijalankan dengan serius.
Ia juga menyebutkan, sampai saat ini sudah cukup banyak pelajar asal Kota Padang yang melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Hal tersebut merupakan bentuk telah meningkatnya kualitas pendidikan di Kota Padang.