Balap Sepeda – Panitia GFNY Optimistis Capai Target 2.000 Peserta  

 

JAKARTA – Panitia balap sepeda internasional Gran Fondo New York (GFNY) Indonesia 2018 optimis target 2.000 peserta bisa terpenuhi. Balap sepeda tersebut akan digelar di Bali pada 4 Februari mendatang.

Keyakinan tercapainya target tersebut karena balapan bertajuk “Be a Pro for a Day” atau menjadi profesional dalam satu hari yang terbuka untuk semua penyuka kegiatan bersepeda.

“Target kami 2.000 peserta dan kami yakin bisa mencapainya karena tempat penyelenggaraan di Bali memiliki daya tarik tersendiri yang terbukti sampai sekarang sudah ada 1.300 peserta,” kata Ketua Panitia Penyelenggaraan GFNY Bali 2018 Tenne Permatasari di Jakarta, Jumat (29/9/2017).

Adapun target peserta GFNY Bali 2018 ini meliputi peserta asal Indonesia (800 orang), Singapura (200 orang), Malaysia (200 orang), Thailand (50 orang), Hong Kong (75 orang), Brunei (75 orang), Filipina (75 orang), China (75 orang), Australia (100 orang) serta Eropa dan Amerika Serikat masing-masing 250 dan 100 orang.

Dengan target yang kemungkinan besar tercapai tersebut, Tenne menilai hal tersebut bisa menjadi pintu pembuka memberikan nilai tambah potensi pariwisata di Bali dan Indonesia untuk jangka pendek maupun panjang.

Dalam jangka pendek, geliat bisnis yang meliputi transportasi, penginapan, kuliner dan belanja dari kedatangan peserta serta keluarganya sebagai turis domestik yang rata-rata bisa tinggal selama lima malam dan turis mancanegara delapan malam secara total bisa mencapai lebih dari Rp34 miliar.

Sedangkan dalam jangka panjang atau satu tahun pertama saja setelah gelaran memungkinkan bisa mendatangkan minimal 1.000 wisatawan bersama keluarganya per tahun yang rata-rata tinggal selama delapan malam untuk satu kali kunjungan, bisa mendatangkan sekitar Rp5 triliun lebih.

“Bayangkan bagaimana potensialnya ini menjadi ajang yang bisa meningkatkan kunjungan pariwisata bagi Indonesia ke depannya untuk tempat tempat lainnya. Akan tetapi kami tidak bisa jalan sendiri, harus ada kemauan pemerintah Indonesia juga untuk menyukseskan ini,” ujar Tenne menambahkan.

FNY 2018 di Bali ini menjadi yang ketiga setelah 2016 dan 2017 digelar di Lombok dengan peserta masing-masing mencapai 700 dan 800 orang. Event ini dibagi dalam dua kategori yaitu jarak jauh (race) sejauh 163 km dan menengah (non-race) sejauh 80 km dengan kelompok umur 18-39 tahun, 40-45 tahun serta 46-50 tahun.

Dengan mengusung tema merasakan jadi pebalap profesional, dalam event tersebut akan ada pemenang dan podium di mana para peserta dikenakan chip timing untuk mengukur seberapa cepat mereka menyelesaikan balapan.

Bagi mereka yang masuk kelompok 10 persen peserta tercepat akan memperoleh posisi kehormatan di final GFNY di New York pada akhir tahun dan yang tercepat bagi kelompok pria ataupun wanita akan memperoleh hak untuk mengikuti final tersebut secara cuma-cuma serta mendapatkan akomodasi. “Namun dengan syarat mereka adalah orang Indonesia asli,” jelasnya

Terpisah panitia lokal penyelenggara balap sepeda internasional GFNY Indonesia 2018 di Bali, mengungkapkan bahwa setengah dari keseluruhan jalur yang digunakan akan berupa dakian dan turunan.

“Dalam GFNY Bali 2018 ini, kami siapkan jalur berupa yang datar dan pendakian serta turunan dengan komposisi masing-masing 50 persen, 20 persen dan 30 persen,” kata Koordinator Panitia Lokal GFNY Bali Putu Lani Irawan di Jakarta, Jumat (29/9/2017).

Dalam lomba gran fondo yang merupakan ajang maraton, di mana para peserta balap sepeda bersaing, berjuang melawan diri sendiri dan waktu demi menjadi yang terbaik, akan menjajal jalur sepanjang 163 km untuk jalur panjang (race) dan 80 km untuk yang menengah (non-race).

Selain berlomba, para peserta akan diajak untuk bersafari melihat keindahan pulau Bali yang akan dimulai di pantai Sanur menelusuri bali tengah mendaki ke utara arah Danau Batur, berbelok ke arah timur menuju daerah Besakih di kaki Gunung Agung dan berputar menuju selatan ke Klungkung sebelum berakhir kembali di Sanur.

“Di sepanjang perjalanan para peserta balap akan disuguhkan dengan pemandangan elok alam dan masyarakat Bali yang mempesona dan eksotis,” ujar salah satu panitia lokal GFNY Bali 2018, Marcus Irawan.

Marcus juga menyebut sepanjang balapan yang terbuka bagi siapa saja yang mencintai olahraga sepeda ini baik di Indonesia dan mancanegara, jalur yang dilalui akan ditutup untuk sementara agar para peserta leluasa memacu sepedanya.

“Karenanya kerjasama dengan kepolisian dan pemangku kepentingan setempat menjadi sangat penting bagi acara ini yang mampu memberikan rasa aman bagi para peserta,” ucapnya.

Diketahui, BPe di Bali ini menjadi kali ketiga gelaran serupa yang sekaligus merupakan GFNY Championship Asia di tanah air setelah dalam dua gelaran sebelumnya di tahun 2016 dan 2017 digelar di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pada GFNY 2018 ini, panitia menargetkan ada peningkatan jumlah peserta menjadi 2.000 orang dari gelaran sebelumnya di mana pada tahun 2016 peserta mencapai 700 orang dan 2017 menyentuh angka sekitar 800 orang.(Ant)

Lihat juga...