MALANG — Selain berhasil membawa kembali penghargaan Piala Adipura Kencana, tiga sekolah di Kota Malang juga sukses menyabet penghargaan bergengsi skala nasional berupa Adiwiyata Mandiri. Tiga sekolah tersebut, yaitu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 15, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 dan SMAN 7.

Walikota Malang, Mochammad Anton menyampaikan selamat atas keberhasilan tiga sekolah tersebut meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri. Menurutnya, penghargaan tersebut bisa diraih berkat kerjasama dari kepala sekolah, guru dan para murid.
“Kami melihat bentuk penghargaan Adiwiyata Mandiri sebagai suatu kebangaan bagi orangtua dan pemerintah kota Malang, karena anak-anak mereka turut ikut andil di dalam menjaga kebersihan dan lingkungan, terutama lingkungan sekolahnya,” ucapnya, usai kirab Piala Adipura Kencana, Kamis (3/8/2017).
Lebih lanjut, Anton menyampaikan, sekolah-sekolah yang mendapatkan penghargaan tersebut adalah sekolah yang memang dipandang memiliki progres positif dalam menjaga lingkungannya. Di antaranya kemampuan untuk mengubah sampah-sampah yang ada di sekolah mereka, baik yang organik maupun an-organik, agar bisa lebih bermanfaat bagi kehidupan.
“Adiwiyata Mandiri ini memang sengaja diberikan kepada sekolah-sekolah yang lingkungannya memang bersih dan di sekolah tersebut ada kepedulian terhadap penanaman pohon-pohon. Itulah yang menyebabkan tiga sekolah ini layak mendapatkan penghargaan Adiwiyata Mandiri dari Kementerian Lingkungan Hidup,” ungkapnya.
Harapannya ke depan, sekolah-sekolah lainnya di Kota Malang juga bisa termotivasi untuk mendapatkan penghargaan tersebut. Selain itu, juga dapat memunculkan motivasi khusus bagi generasi muda untuk menjaga lingkungannya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, Arif Wicaksono, mengaku bangga atas raihan prestasi ketiga sekolah tersebut. “Saya sangat memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Kepala Sekolah SMP 15, SMA 2 dan SMA 7 serta para siswa yang telah sukses mengelola lingkungan di sekolahnya, sehingga siswa bisa menikmati pendidikannya dengan nyaman dan layak,” ucapnya.
Menurutnya, keberhasilan tiga sekolah tersebut meraih Adiwiyata Mandiri tidak lepas dari kerjasama antara Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah, para guru dan siswa serta wali murid.