Sungai Tukad Baru Pemogan, Objek Wisata Alternatif, ‘Surga’ Bagi Pemancing

DENPASAR — Sungai Tukad Baru Pemogan Denpasar seolah menjadi surganya para mancing mania, kenapa begitu? Ya karena di sepanjang sungai ini terdapat ratusan orang yang sedang asyik menyalurkan hobi memancingnya.

Salah satu tempat favorit para pemancing adalah di jalan taman pancing. Dari namanya saja pasti tahu kalau ini tempatnya orang mancing. Setiap hari dari pagi hingga malam di sepanjang sungai yang terkenal indah karena memiliki rumput hijau di pinggirannya.

Selain sungainya yang bersih tempat ini juga menjadi spot yang enak untuk bisa mendapatkan ikan pancingan mereka. Beberapa jenis ikan air tawar bisa kita didapat bila memancing di sungai ini, misalnya ikan Nila, Mujair, Ikan Gabus.

Seperti yang diungkapkan oleh Paulus Kefi, pemuda asal Kupang ini mengaku setiap libur hari pekan dia pasti menyempatkan waktunya untuk hanya menyalurkan hobi memancingnya. Menurutnya selain tempatnya enak, juga tempat mancing umum ini gratis.

“Ya senang saja mancing disini karena banyak ikannya. Selain itu kan juga gratis,” ucap Paulus.

Paulus menambahkan, tidak butuh biaya besar untuk hanya bisa menyalurkan hobinya ini, ia hanya menyiapkan pancing dan lumut hijau sebagai umpannya.

“Umpannya bisa cari sendiri di sungai atau bisa membeli dari pedagang,” imbuh Paulus.

Tidak hanya bagi para pemancing, tempat ini juga menjadi salah satu tempat liburan alternatif bagi masyarakat sekitar Denpasar. Mereka datang hanya sekedar untuk jalan-jalan santai dan melihatnya banyaknya para pemancing.

Paulus menyiapkan umpan/Foto : Sultan Anshori

Seperti yang di ungkapkan oleh Desi ini misalnya. Dia sengaja datang ke taman pancing bersama suami dan anaknya menikmati libur akhir pekan. Tak hanya sekedar jalan-jalan Desipun terkadang membeli ikan hasil tangkapan dari para pemancing.

“Selain berlibur kan sekalian lihat orang mancing disini. Kalau ada yang dapat kadang saya beli,” ucap Desi.

Desi berharap, tempat ini bisa semakin dikembangkan oleh pihak terkait. Walaupun gratis minimal ada fasilitas tolilet yang bisa digunakan oleh pengunjung tempat ini.

“Kadang jika kebelet itu yang susah, terpaksa harus pulang ke kos,” ucap Wanita Asal Banyuwangi ini

Lihat juga...