Idul Adha, Kepadatan Penumpang di Bakauheni tak Signifikan
LAMPUNG – Jelang hari raya Idul Adha 1438 Hijriyah, penumpang dari Pulau Jawa yang turun di Pelabuhan Bakauheni mulai menunjukkan kenaikan, pada Kamis (31/8/2017) sore. Para pekerja sektor swasta di wilayah Serang, Banten, yang berasal dari wilayah Lampung, mendominasi.
Humas PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan cabang Bakauheni, Saiful, mengungkapkan, sejak pagi hingga siang arus penumpang pejalan kaki dan pengguna kendaraan pribadi masih relatif sepi dan mulai terlihat ramai menjelang sore hari.
Namun demikian, PT. ASDP cabang Bakauheni tidak melakukan persiapan khusus, bahkan terlihat masih melakukan aktivitas seperti biasa dalam pelayanan dan penyediaan fasilitas loket penjualan tiket penumpang pejalan kaki serta kendaraan.
“Peningkatan tidak terlalu tinggi, karena sebagian pemudik merupakan warga yang berasal dari Lampung dan bekerja di beberapa pabrik di Serang yang mulai libur dan masuk kerja pada Senin depan”, ungkap Saiful, Kamis (31/8/2017).
Menghadapi Lebaran Idul Adha dengan arus mudik yang terlihat mulai ramai dari Pulau Jawa menuju Bakauheni, dengan peningkatan sekitar 10 persen, General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Anton Murdianto, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat menyebut, meski tak mempersiapkan secara khusus seperti angkutan arus Idul Fitri, namun ia memastikan Dermaga I hingga VI sudah dipersiapkan, termasuk prasarana lain.
Anton juga menyebut, pada arus puncak pihaknya telah menyiagakan 14 loket penjualan tiket penumpang pejalan kaki, 8 loket kendaraan roda empat dan 6 loket pembelian tiket kendaraan roda dua. “Kita juga siagakan 52 kapal roll on roll off yang siap operasi. Dalam kondisi normal, dioperasikan 24 unit kapal, dan saat terjadi kepadatan disiagakan 28 unit kapal”, terang Anton.
Pantauan Cendana News kepadatan arus penumpang pejalan kaki yang terjadi pada KMP Batu Mandi di Dermaga II Pelabuhan Bakauheni, yang membawa penumpang dari pelabuhan Merak Banten, justru berbanding terbalik dengan penumpang pejalan kaki dari Pulau Sumatera yang terlihat lengang. Lima loket tiket pejalan kaki disiagakan, meski jumlah penumpang pejalan kaki yang akan menyeberang dari Sumatera ke Jawa masih cukup lengang.
Pengamanan jelang Idul Adha 1438 Hijriyah juga dilakukan oleh Polres Lampung Selatan, dengan membuat posko terpadu di dekat loket pembelian tiket penumpang pejalan kaki dan terminal kedatangan pelabuhan penyeberangan Bakauheni.
Kepala Bagian Operasi Polres Lampung Selatan, Komisaris Polisi Yuspita Ujang, mengungkapkan, sebanyak 323 personel disiagakan di sejumlah titik di Lampung Selatan. Penyiapan personel tersebut dilakukan di beberapa titik mulai dari Kecamatan Bakauheni hingga Kecamatan Natar, dengan tambahan personel dari satuan lain, di antaranya KODIM 0421/Lampung Selatan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Pramuka serta Sentra Komunikasi.
Pos pengamanan dan pos pelayanan dalam kegiatan jelang dan selama Idul Adha juga dikoordinasikan dengan pos kesehatan untuk melayani masyarakat, khususnya pemudik saat hari raya Idul Adha.