Penerima Tanda Kehormatan Harus Tingkatkan Kinerja Layani Masyarakat
MAUMERE – Sepatutnya tanda kehormatan yang diterima merupakan kebanggaan selaku pegawai negeri sipil sehingga seterusnya dapat menambah kapasitas atau kemampuan dalam menjalankan tugas melayani masyarakat secara profesional jujur adil dan merata.
Demikian ditegaskan Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera saat penganugerahan tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya masa bakti 30 tahun 20 tahun dan 10 tahun di aula Sikka Convention Center, Rabu (16/8/2017).
Dikatakan Ansar sapaannya, para penerima penghargaan hendaknya menjadi suri teladan bagi PNS lainnya dan menjadi Sari Negeri sehingga harus dapat mengimplementasikan pada pelaksanaan tugas pokok dan fungsi masing-masing individu pada setiap hari di lingkungan satuan kerja perangkat daerah Kabupaten Sikka.
“Untuk itu atas nama pemerintah Kabupaten Sikka saya mengucapkan selamat dan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya atas jasa dan pengabdian saudara semua dan saya harapkan agar prestasi dan pengabdian saudara terus ditingkatkan,” pesannya.
Ansar juga berharap agar tanda kehormatan yang diterima dijaga dan dipelihara dengan sebaik-baiknya serta digunakan sebagaimana mestinya terutama pada hari-hari besar nasional karena inilah satu kebanggaan bagi pegawai yang menerima serta keluarga.
“Jangan sampai karena perbuatan yang tidak sepatutnya maka tanda kehormatan yang diberikan ini dicabut dan dikembalikan kepada negara,” tuturnya mengingatkan.
Tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya, kata Ansar, adalah wujud penghargaan negara dan pemerintah kepada pegawai negeri sipil termasuk di antaranya kenaikan pangkat serta pemberhentian dengan hormat karena memasuki purna tugas.
Karena itu, pintanya, kepada saudara-saudara yang sudah pensiun atau yang akan pensiun bawalah penghargaan ini sebagai kebanggaan bahwa selama aktif menjadi pegawai negeri sipil telah mengabdikan diri dengan baik.
“Anda diharapkan menjadi teladan bagi para pegawai lainnya agar termotivasi untuk bisa bekerja dengan tulus dan dengan penuh pengabdian bagi bangsa dan negara khususnya di Kabupaten Sikka yang tercinta ini,” tegasnya.
Karena itu, tandas Ansar, penerima penghargaan harus memelihara dan merawat dengan penuh tanggung jawab tanda kehormatan dalam kehidupan organisasi pemerintahan maupun kehidupan masyarakat melalui kemampuan mengembangkan etos kerja keras dan integritas kepribadian serta keteladanan yang tinggi.
“Saya ulangi penghargaan ini menunjukkan adanya kesetiaan kecakapan kejujuran kedisiplinan dan pengabdian dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi,” ungkapnya.
Germanus Goleng, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sikka yang ditemui Cendana News usai menerima penghargaan mengatakan, sebagai PNS dirinya bersyukur diberi penghargaan oleh negara setelah lama mengabdikan diri melayani masyarakat.
Germanus berharap agar penghargaan yang diterima bisa memotivasi dirinya untuk terus melaksanakan tugas dengan lebih baik dan meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat khususnya di Kabupaten Sikka.
“Saya senang bisa mendapat penghargaan dan kami semua yang mendapatkannya harus menunjukkan kinerja yang lebih baik lagi ke depan,” ungkapnya.
Jumlah pemerima penghargaan 156, pengabdian 10 tahun sebanyak 106, 20 tahun berjumlah 28 dan penerima penghargaan selama 30 tahun sebanyak 12 orang.
