Pemkab Buleleng: Tradisi Pasang Bendera, Memudar

SINGARAJA – Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali, menilai tradisi masyarakat di daerah itu untuk memasang bendera merah putih di setiap halaman depan rumah guna memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan RI cenderung memudar.

“Karena itu, kami kembali mempertegas kepada seluruh komponen masyarakat hingga ke pelosok desa untuk memasang bendera merah putih di setiap rumah,” kata Asisten I Setda Kabupaten Buleleng, Made Arya Sukerta, di Singaraja, Jumat (4/8/2017).

Ia mengatakan, HUT Kemerdekaan RI harus dirayakan oleh semua masyarakat tanpa kecuali. Salah satu yang paling sederhana dilakukan adalah dengan memasang bendera di setiap rumah. Namun, menurut Arya, tradisi tersebut kini mulai memudar. Masyarakat mulai enggan memasang bendera merah putih di setiap rumahnya masing-masing.

“Karena itu, perlu ada kesadaran lebih dari semua lapisan masyarakat. Mari cintai negeri mulai dari hal kecil yang dapat dilakukan,” tambah dia.

Arya memaparkan, masyarakat dewasa ini hanya dituntut mengisi kemerdekaan. Tentu harus dilakukan dengan hal positif dan dengan rasa kebangsaan tinggi.

“Bayangkan, bagaimana perjuangan para pahlawan kita terdahulu? Saat ini kita hanya dituntut mengisi kemerdekaan saja,” terang dia.

Pihaknya mengungkapkan, perkantoran di Buleleng telah diberikan surat edaran. Untuk mengisi tiap kantor dengan ornamen merah putih. “Jadi, kantor semua sudah mulai dihias. Saya harapkan pula hingga ke rumah-rumah warga,” demikian Arya. (Ant)

Lihat juga...