Mathla’ul Anwar: Raimuna Perekat Bangsa Indonesia yang Bhinneka
JAKARTA — Ketua Bidang Organisasi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengurus Besar Mathla’ul Anwar Mohammad Zen mengatakan kegiatan Raimuna Nasional Gerakan Pramuka sangat baik untuk menjadi perekat bangsa Indonesia yang bhinneka.
“Bangsa Indonesia yang mendiami ribuan pulau memerlukan perekat untuk memperkuat persatuan, persaudaraan dan rasa memiliki sebagai sesama anak bangsa,” kata Mohammad Zen melalui siaran pers diterima di Jakarta, Sabtu (19/8/2017).
Zen mengatakan Pramuka bisa menjadi pemersatu bagi bangsa Indonesia yang bhinneka karena diajarkan sikap cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. Menjadi seorang Pramuka, berarti berarti mencintai alam, melestarikan alam serta saling mengasihi sesama manusia.
“Tidak boleh saling membenci, menyakiti atau menghujat. Sesama anak bangsa harus saling mengasihi,” tuturnya.
Karena itu, Mathla’ul Anwar menaruh perhatian terhadap kegiatan Pramuka. Setiap satuan pendidikan Mathla’ul Anwar memiliki kegiatan Pramuka.
Menurut Zen, setiap siswa baru pada satuan pendidikan Mathla’ul Anwar wajib mengikuti pelantikan sebagai anggota Pramuka.
Karena itu, Zen berharap aspirasi Pramuka dari satuan pendidikan Mathla’ul Anwar bisa terwakili dalam Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
“Kwarnas sebaiknya mampu mengayomi seluruh aspirasi Gerakan Pramuka di Indonesia,” ujarnya.
Raimuna merupakan pesta perkemahan Pramuka yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali dan diikuti penegak serta pandega dari seluruh Indonesia.
Raimuna Gerakan Pramuka 2017 diselenggarakan pada 13 Agustus hingga 21 Agustus di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur dan diikuti 15 anggota Pramuka dari 34 kwartir daerah dan 514 kwartir cabang dari seluruh Indonesia.[Ant]