KKP Diharapkan Rampungkan Pembangunan PPN Teluk Awang
MATARAM — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diharapkan bisa segera merampungkan pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) teluk Awang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan bisa mengoperasikannya.
Keberadaan PPN Teluk Awang kalau sudah dioperasikan sebagai pelabuhan ikan secara langsung akan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat secara ekonomi, khususnya nelayan.
“Kami berharap segera dioperasikan, supaya hasil tangkapan ikan nelayan nanti bisa memiliki nilai ekonomi lebih tinggi saat dijual, karena ada pelabuhan tempat melakukan transaksi, baik dengan pengusaha lokal maupun nasional,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Lalu. Hamdi di Mataram, Jumat (4/8/2017)
Dengan dioperasikannya PPN Teluk Awang Lombok Tengah, ribuan nelayan yang kini tidak lagi menangkap lobster bisa lebih semangat melaut mencari ikan. Hasil tangkapan bisa langsung dijual kepada pengusaha dengan harga lebih terjangkau.
Ia mengatakan untuk bangunan fisik sendiri saat ini telah mencapai 70 persen, tinggal ada beberapa kekurangan yang perlu penambahan saluran air bersih, penambahan daya listrik, pabrik es dan komponen lain berupa tanda rambu – rambu alur laut.
“Dari segi pembangunan fisik secara umum sebenarnya sudah siap, tinggal bagaimana KKP membentuk pelabuhan yang menjadi unit kerja KKP berupa UPT, sebab kalau UPT belum ada, tidak bisa beroprasi” kata Hamdi.
Lebih lanjut ia menambahkan, dengan keberadaan PPN Teluk Awang, berdirinya perusahaan perikanan Nusantara, akan mendatangkan kapal dari tempat lain. Mereka akan melakukan transaksi pembelian ikan hasil tangkapan nelayan.