Wali Kota Bandung Ingin NTB Jadi Penyuplai Permanen Daging

MATARAM — Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengakui tingkat konsumsi daging pada masyarakat Kota Bandung sekarang ini cukup tinggi, karena itulah sebagai daerah penghasil ternak sapi ia ingin Provinsi Nusa Tenggara (NTB) bisa menjadi penyuplai utama kebutuhan daging masyarakat Kota Bandung.

Hal tersebut dikatakan Ridwan Kamil usai bertemu dengan Gubernur NTB membahas sejumlah kerjasama antara Pemkot Bandung dengan Kabupaten dan Kota Bima NTB di Mataram, Kamis (13/7/2017).

“Saya bertemu Gubernur NTB untuk minta arahan. Kami  mau minta investasi peternakan sapi di Bima, karena di Bandung orang makan daging banyak sekali, dan terkadang tidak mencukupi, kalau ada suplai dari NTB yang permanen kan relatif jadi stabil, InshaAllah kita upayakan investasi,” kata Emil

Dipilihnya Kabupaten Bima termasuk Kabupaten Sumbawa sebagai tempat berinvestasi ternak sapi, karena ia menilai Pulau Sumbawa selama ini menjadi daerah penghasil ternak cukup besar dan potensial.

Selain investasi di bidang peternakan, Emil tertarij menjalin kerjasama bidang pariwisata dengan potensi dan keindahan sektor pariwisata NTB, khususnya di tiga Gili, Gili Terawangan, Gili Meno dan Gili Air Lombok Utara.

“Nanti pengusaha-pengusaha pariwisata yang ada di Bandung akan kita bawa ke NTB untuk berinvestasi dan melihat potensi yang ada” katanya.

Sementara itu, Gubernur NTB, Zainul Majdi menyambut baik dengan rencana investasi Pemkot Bandung di NTB yaitu Investasi di bidang peternakan, dan kedua soal perhotelan.

“Menurut saya bagus sekali, ini kan dua-duanya daerah wisata, kalau bisa saling kirim wisatawan, maksudnya promosi tentang NTB bisa semakin digalakkan di Bandung sehingga wisatawan Bandung bisa nyambung ke NTB dan sebaliknya, jadi berkonvergensi untuk memperkokoh pasar kita” ujarnya.

Menurutnya, konektivitas akan semakin tertata manakala mobilitas semakin tinggi jumlahnya. Terkait investasi peternakan di Pulau Sumbawa, Majdi menilai sangat prospektif mengingat kebutuhan protein hewani warga Indonesia semakin tinggi sehingga harus terus dibangun peternakan yang bagus.

Lihat juga...