Usai Lebaran, Permintaan Kartu Pencaker di Banjar Meningkat

BANJAR — Usai Lebaran 1438 H, ratusan calon pencari kerja (Pencaker) mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Banjar, Jawa Barat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Banjar, Ruswa Sumarna, M. Si saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/7/2017) mengatakan, permohonan pembuatan surat AK 1, sebagai salah satu persyaratan untuk melamar kerja tersebut meningkat, dibandingkan hari-hari biasa sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Kepala Disnakertrans Kota Banjar, Drs. H. Ruswa Sumarna, M. Si – [Foto: Baehaki Efendi]
Hingga saat ini, ungkap Ruswa, pemohon surat pencaker yang datang ke Kantor Disnakertrans Kota Banjar, tercatat mencapai 238 orang.

Meningkatnya permohonan surat kartu kuning (AK 1), pasca lebaran ini, disebabkan beberapa faktor, salah satunya adalah, karena banyaknya lulusan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Kejuruan (SMK), yang belum memiliki pekerjaan, dan mereka memilih untuk mencari kerta setelah hari raya.

“Pemohon surat pencaker (AK 1), kebanyakan untuk mencari kerja di luar Kota Banjar, seperti Bandung, Jakarta, Karawang, Bogor, Tengerang, dan Yogyakarta” ujar Ruswa.

Sebelum Lebaran, setiap harinya pencaker yang datang ke Kantor Disnakertrans Kota Banjar, untuk membuat kartu AK 1 terhitung hanya belasan orang saja, sedangkan usai Lebaran, terhitung lebih dari 50 orang yang datang, untuk mengajukan permohonan membuat kartu AK 1 tersebut.

Meskipun pengajuan surat AK 1 mengalami peningkatan yang cukup besar, lanjut Ruswa, pihaknya tetap bisa melayaninya dengan cukup baik. Sebab, telah diantisipasi dengan personel yang cukup dalam memberikan pelayanan tersebut.

“Memang sudah kita perkirakan. Karena biasanya usai lebaran, ditambah lagi waktu kelulusan sekolah yang berdekatan, maka jumlah pencari kerja otomatis bertambah banyak,” kata Ruswa.

Terpisah, salah seorang pemohon kartu AK 1, Dede mengatakan, setelah menerima tanda kelulusan dari pihak sekolah, dan usai merayakan lebaran, dirinya membuat kartu AK 1, sebagai salah satu persyaratan untuk bekerja di wilayah Jakarta.

“Saya membuat kartu AK 1, sebagai persyaratan untuk mengajukan sebuah lamaran pekerjaan di sebuah perusahaan, di daerah Jakarta,” tandasnya.

Lihat juga...