PGN Dukung Larangan Demo Tolak Perpu Ormas di Jateng
SEMARANG — Berbagai dukungan tokoh masyarakat atas pernyataan tegas Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Abiyoso, terkait larangan berdemo kepada ormas yang menolak PERPU ORMAS, salah satunya datang dari Panglima Nasional Patriot Garuda Nusantara (PGN), Iwan Cahyono.
Panglima Nasional PGN yang akrab dipanggil Gus Iwan, mengatakan, dalam melihat dan mensikapi statement yang muncul akhir-akhir ini di media, dirinya dan organisasinya semakin prihatin melihat siapakah yang sebenarnya warga Indonesia dan cinta Indonesia. Serta manakah yang tetap ingin mempertahankan kedaulatan Pancasila dan UUD 1943 sebagai dasar negara Indonesia.
Gus Iwan mengaku sangat bangga atas keberanian Kapolrestabes Semarang yang sangat berani dengan tegas mengeluarkan pernyataan tegas beberapa waktu lalu, tentang larangan berdemo kepada beberapa ormas yang menolak PERPU ORMAS di hadapan Kantor Gubernur Jateng.
Menurut Gus Iwan, itu adalah pernyataan tegas dan benar, dan sekali lagi sangat berani. Terlebih ini disampaikan langsung oleh institusi POLRI, artinya kami sebagai masyarakat indonesia sangat mendukung penyataan sikap tersebut.
“Dari sini kami sebagai warga negara merasa yakin, bahwa polisi ternyata masih bersama kita dan kami akan selalu komitmen untuk ikut serta menjaga dan mempertahankan Pancasila dan UUD 1945. Untuk ormas yang menolak perpu ormas seharusnya tidak perlu resah. Kenapa begitu? Karena kalau memang ormas mereka masih berlandaskan Pancasila dan UUD 45 seharusnya mereka tidak perlu resah”, ujar Gus Iwan, saat ditemui pada Selasa, (25/7/2017).
Menurut Gus Iwan, kalau memang ormas mereka masih berlandaskan Pancasila dan UUD 45, seharusnya mereka harus lebih peka dengan kondisi yang terjadi di negara kita. Negara Indonesia yang hampir dipecah-belah dengan isu-isu agama oleh beberapa kelompok sesama anak bangsa.
“Karena itu, kami sudah pernah ingatkan kepada ormas-ormas sebelah kalau mau mencoba-coba menggoyang bangsa kita, maka akan berhadapan dengan kami Patriot Garuda Nusantara dan masih banyak ormas lainnya yang masih setia dan loyal terhadap bangsa indonesia, seperti Ansor, Banser, FKPPI, LMP, Garda Nusantara, Aliansi Indonesia dan masih banyak ormas lainnya. Saya sudah capek dengan dagelan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok yang mengatas-namakan Islam dan mengadu-domba antar anak bangsa”, Imbuh Gus Iwan.
Gus Iwan mengatakan, jika dirinya beragama Islam. Dan, Islam adalah agama santun dan cinta kedamaian, serta menghormati agama manapun. Dia juga mengingatkan, agar tidak ada yang mengadu domba antar anak bangsa dengan dalih provokasi yang tidak bertanggung jawab.
Gus Iwan juga menambahkan, PGN Jateng juga selalu aktif berkoordinasi dengan Ansor, Banser, Garda, LMP, FKPPI dan yang lainnya demi bersama-sama menjaga keutuhan Pancasila dan UUD 1945.
Sementara itu, Ketua PGN Jateng, Mustofa Mahendra, juga menyampaikan siap turun ke jalan kapanpun bila ada kelompok tertentu yang ingin menggantikan Pancasila dan UUD 1945. “Kami dukung penuh POLRI saat ini. POLRI tidak sendirian, masih ada kami ksatria patriot-patriot bangsa yang setia dan cinta tanah air indonesia”, imbuhnya.