Pameran Back to School Diminati Orangtua Murid dan Produsen

SEMARANG — Menjelang dimulainya ajaran baru, masyarakat yang putra-putrinya masih bersekolah tentu akan berburu peralatan-peralatan untuk kebutuhan sekolah. Fenomena ini dimanfaatkan oleh pihak pengelola pameran untuk mengadakan pameran back to school peralatan sekolah dari tanggal 6–18 Juli 2017.

Pameran back to school bekerjasama dengan toko-toko buku di Semarang yang menyediakan peratalan sekolah. Pameran ini diikuti oleh berbagai macam toko buku dan alat tulis yang ada di Kota Semarang.

Termasuk juga toko buku dan dan alat tulis terbesar di Semarang yaitu Toko Buku Gramedia dan Toko Buku Gunung Agung. Kedua toko tersebut mengikuti pameran ini dengan menawarkan promo-promo yang menarik, seperti potongan harga, obral buku, obral alat tulis, dan lain-lain.

Petugas salah satu toko buku yang mengikuti pameran, Budi Lestari, mengatakan bahwa pihak toko bukunya sengaja mengikuti pameran ini karena melihat kesempatan banyaknya masyarakat yang berburu kebutuhan sekolah menjelang ajaran baru.

“Kami sebagai toko yang menyediakan alat tulis dan buku bacaan setiap tahunnya pasti berusaha mengoptimalkan penjualan pada saat ajaran baru. Jauh-jauh hari kami mempersiapkan strategi dalam menyambut momen ajaran baru, sehingga ketika ada kesempatan mengikuti pameran seperti ini tentu kami menyambut dengan baik.” tutur Lestari saat ditemui Kamis, (13/7/2017).

Selain itu, menurut Lestari, tempat pameran yang terletak jauh dari lokasi toko, juga bisa memperluas pasar dari toko buku tempatnya bekerja. Tempat pameran yang jauh dari lokasi toko dapat menjadi alternatif bagi para pelanggan yang rumahnya jauh dari toko kami.

“Biasanya para pelanggang mengeluh dan malas mengunjungi toko kami karena letaknya jauh dari tempat tinggal mereka. Dengan pameran ini orang-orang yang bertempat tinggal dekat dengan lokasi pameran jadi bisa beli produk kami dengan mudah,” imbunya.

Lestari mengaku saat ini target penjualan sudah mencapai 80%. Banyaknya pengunjung setiap harinya, membuat dia optimis dapat mencapai target 100% atau lebih hingga hari penutupan pameran yaitu tanggal 18 Juli 2017.

Dirinya juga berharap agar acara pameran peralatan sekolah menjelang ajaran baru bisa dijadikan agenda rutin, sehingga dapat menambah pengasilannya karena omset tempat tokonya bekerja juga bertambah.

Sementara itu, Dwi Yanti, pengunjung pameran back to shcool mengaku sangat terbantu dengan adanya pameran ini. Dia yang tinggal dekat dengan lokasi pameran tidak perlu pergi jauh-jauh ke toko buku untuk membeli keperluan alat tulis bagi anak-anaknya.

“Saya sengaja datang ke pameran ini setelah melihat baliho, karena seperti biasa agenda rutin ajaran baru adalah belanja peralatan sekolah terutama buku tulis yang baru. Pameran seperti sangat membantu, selain karena rumah saya lebih dekat ke pameran, berkumpulnya beberapa toko buku seperti ini juga menjadikan kita bisa punya banyak pilihan saat akan membeli,” ujar Yanti saat ditemui Kamis, (13/7/2017).

Yanti juga mengatakan bahwa adanya pameran seperti ini membuat toko-toko buku saling bersaing melalui promo. Hal ini membuat pembeli mendapat keuntungan dari promo yang diajukan seperti obral buku, potongan harga dan lainnya.

Dirinya berharap agar setiap tahun pameran seperti ini rutin diadakan, karena memudahkan para orangtua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anaknya menjelang ajaran baru.

Lihat juga...