Kendalikan Harga Jual, Bupat Ajak Petani Bangun Penyimpanan Lada

KOBA — Plt Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ibnu Saleh mengajak para petani lada terutama yang tergabung dalam kelompok untuk membangun tempat penyimpanan lada bersama, untuk mengendalikan harga jual komoditas unggulan itu.

“Untuk mengendalikan harga lada memang sulit, diantara upaya yang harus dilakukan adalah petani harus bersatu dan bangun gudang bersama untuk menyimpan lada yang sewaktu-waktu bisa dilepas ke pasaran kalau harga sudah membaik,” katanya di Koba, Rabu (19/7/2017).

Ia menjelaskan, dengan kondisi harga komoditas lada yang cenderung turun maka para petani harus kompak dan mengikuti pola tanam serta teknologi tepat guna.

“Petani jangan selalu meratapi terus turunnya harga lada, tapi bagaimana cara menyiasatinya yaitu dengan meningkatkan produksi. Tidak masalah harga turun asalkan produksi jauh lebih banyak,” ujarnya.

Ia mengatakan, sekarang ini satu upaya mengimbangi rendahnya harga lada adalah dengan meningkatkan produksi.

“Sekarang saja produksi lada petani per batang belum sampai satu kilogram, coba tingkatkan lagi produksinya mencapai misalnya dua kilo gram per batang tentu harga tidak menjadi persoalan,” ujarnya.

Tentu saja kata dia untuk meningkatkan produksi lada tersebut butuh upaya dan strategi khusus, di antaranya menggunakan teknologi tepat guna, pemilihan bibit unggul dan pemilihan pupuk yang baik.

“Petani saya pikir sudah punya banyak ilmu tentang bagaimana menanam lada dengan baik, sekarang hanya tinggal pengamalannya dan praktiknya di lapangan,” ujarnya.[Ant]

Lihat juga...