Kapolres Ende Minta Penonton Jangan Memaksa Masuk Stadion
ENDE — Kaspasitas Stadion Marilonga Ende sangat terbatas. Daya tampungnya hanya sebanyak 6 ribu penonton. Sehingga bagi para penonton yang tidak kebagian tiket diminta jangan memaksakan diri untuk masuk ke dalam stadion.
Demikian ditegaskan Kapolres Ende AKBP Ardiyan Mustaqim saat ditemui Cendana News di Mapolres Ende, Selasa (25/7/2017) siang terkait pengamanan selama turnamen El Tari Memorial Cup ke XXVIII di Ende.
Dikatakan Ardiyan, saat pembukaan turnamen Sabtu (22/7/2017) kejadian penonton yang mendobrak pintu masuk Stadion Marilonga tidak perlu terjadi sebab kapasitas stadion memang terbatas sehingga saat rapat kordinasi dirinya juga sudah menyampaikan.
“Saat rapat kordinasi saya minta untuk pembuatan seperti pagar antrian dan ada layar lebar di depan stadion. Namun dari panitia sampai saat ini juga belum bisa memenuhi tuntutan ini,” ungkapnya.
Menurut Ardiyan kalau mau dapat tiket imbau Ardiyan, masyarakat harus beli lebih awal. Jika warga tidak dapat tiket harus diterima.
Lintasan di sekeliling lapangan bola pun tandasnya seharusnya tidak boleh diisi penonton karena itu merupakan areal steril sebab dekat dengan lapangan dan bench pemain.
“Sejak kemarin kami sudah antisipasi dengan membuat sekat di depan pintu masuk stadion untuk mengurangi desak-desakan dan kepadatan penonton,” ungkapnya.
Untuk pengamanan event sepak bola El Tari Memorial Cup ke XXVIII beber Ardiyan, dikerahkan sekitar 400 personil termasuk dari Brimob, TNI AD, Dinas Perhubungan dan Sarpol PP kabupaten Ende.
Selain itu tambahnya, untuk mengantisipasi kejadian terburuk berkaitan dengan pengalaman dimana-mana dimana potensi keributan saat pertandingan sepak bola sering terjadi Polres Ende juga menyiapkan kendaraan taktis dari Dalmas untuk mengantisipasi bila ada kejadian keributan.
“Semua personil kami tempatkan di depan pintu masuk stadion, jalan raya, bench pemain dan tribun penonton untuk mengantisipasi terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan,” terangnya.

Kapolres Ende menghimbau kepada semua masyarakat, pemain, official tim, wasit, pelatih dan juga pihak panitia agar mari sama-sama menyukseskan event ini sebab ini pertandingan olahraga sehingga jangan berbuat sesuatu yang tidak diinginkan
Dirinya juga meminta penonton yang hendak masuk stadion agar jangan dalam keadaan mabuk alkohol sebab jika tercium bau alcohol dari mulut penonton maka dirinya tidak diijinkan masuk serta tidak boleh membawa senjata tajam ke dalam stadion.
“Saya meminta agar semua penonton harus tertib tidak boleh berteriak dengan kata-kata kasar atau makian, pemainnya juga harus bisa menahan emosi serta wasitnya juga harus tegas,” harapnya.
Sementara itu Abdul Kadir salah seorang supporter yang tidak kebagian tiket saat ditemui di luar stadion sebelum pertandingan parta pertama dimana tim kesayangannya Perse Ende bertanding mengaku kecewa sebab tidak ada layar lebar di luar Stadion Marilonga.
Kadir sapaannya berharap panitia bisa menyiapkan fasilitas ini agar penonton yang tidak kebagian tiket seperti dirinya bisa puas menyaksikan dari luar stadion meski tidak bisa masuk ek dalam stadion karena tiket sudah habis terjual.
“Saya kecewa tapi mau bagaimana lagi sebab kami yang di luar dilarang untuk masuk tapi kalau ada layar lebar dan pertandingan disiarkan langsung kami senang bisa menonton meski dari luar stadion,” tuturnya.