Kaltara Usulkan Pembangunan SMK Berasrama di Perbatasan RI-Malaysia

NUNUKAN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengusulkan segera dibangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berasrama di wilayah perbatasan RI-Malaysia.

Hal ini disampaikan Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie melalui siaran pers Humas Pemprov Kaltara di Nunukan, Selatan.

Pembangunan SMK itu bertujuan tidak ada lagi siswa-siswi yang tamat SMP sederajat keluar daerah melanjutkan pendidikannya.

Ia menegaskan, keberadaan SMK berasrama di wilayah perbatasan akan memberikan keahlian khusus agar siap pakai di dunia kerja dan menjadi salah satu solusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perbatasan.

“SMK berasrama tentunya berdampak positif bagi siswa siswi di perbatasan karena memiliki mata pelajaran berkaitan dengan keahlian,” ujar dia.

Irianto Lambrie berharap pembangunan SMK berasrama di perbatasan dapat memicu peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Kaltara untuk bersaing di era globalisasi sekarang.

“Usulan SMK berasrama ini telah pernah didiskusikan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Alhamdulillah mendapatkan dukungan yang positif,” kata Gubernur Kaltara ini.

Tak kalah pentingnya, kata dia, adalah kualitas tenaga pendidik yang tidak hanya mampu mengajar tetapi lebih penting membentuk karakter siswa sehingga perlu menggali potensi diri. [Ant]

Lihat juga...