Cegah Banjir, DPU Penengahan Lakukan Pembersihan Saluran Irigasi

LAMPUNG — Unit Pelaksana Tekhnis Dinas Pekerjaan Umum Kecamatan Penengahan melakukan pembersihan sejumlah saluran irigasi pertanian di wilayah yang menjadi sumber pengairan bagi sebagian petani di wilayah tersebut.

Baryanto, penanggungjawab jaringan irigasi di wilayah Desa Belambangan khususnya wilayah Pancur Timah mengungkapkan, pembersihan saluran irigasi dilakukan di wilayah Desa Pasuruan serta beberapa desa lain.

Beberapa saluran irigasi mengalami penyumbatan pada beberapa titik akibat tertimbun sampah buangan dari masyarakat. Selain itu, sisa hasil pertanian berupa jerami serta daun daunan juga menimbun sejumlah pintu air yang berpotensi mengakibatkan banjir.

“Kita lakukan pembersihan di beberapa titik saluran irigasi mengantisipasi datangnya banjir dengan mulainya musim penghujan pada bulan ini, sebab jika banjir melanda bisa merusak lahan pertanian di sepanjang saluran irigasi,” terang Baryanto, Senin (24/7/2017).

Selain berpotensi mengakibatkan banjir yang merusak lahan pertanian pembersihan saluran irigasi dari berbagai sampah dan penyumbat lain pembersihan saluran irigasi juga mengantisipasi meluapnya air ke Jalan Lintas Sumatera khususnya di wilayah Sawung Kuring yang kerap banjir akibat tersumbatnya saluran air.

Selain pembersihan saluran irigasi serta bendungan beberapa pintu air dan gorong gorong yang berpotensi tersumbat akibat sampah juga dibersihkan menggunakan peralatan sabit dan cangkul untuk pembersihan dasar saluran irigasi yang sudah tersumbat material tanah.

Selain dilakukan secara berkala pembersihan beberapa saluran irigasi di wilayah Kecamatan Penengahan diakui Baryanto dilakukan melihat situasi dan kondisi di lapangan terutama selama musim penghujan sebelum terjadi banjir beberapa pintu air, gorong gorong dilakukan pembersihan.

“Kita selalu koordinasikan dengan aparat desa untuk mengimbau warganya agar tidak membuang sampah sembarangan terutama di saluran irigasi karena menyumbat di pintu air,” terang Baryanto.

Pembersihan saluran irigasi cegah banjir [Foto: Henk Widi]
Pemeliharaan dan pembersihan saluran irigasi selain mencegah banjir diakui Baryanto ikut membantu sebagian petani pengguna air yang memanfaatkan air untuk penanaman padi terutama sebagian petani mulai melakukan proses penanaman padi pada akhir bulan Juli dan sedang dalam proses pengolahan lahan.

Sarmin, petani pengguna air di Desa Blambangan menyebut saluran irigasi yang ada di wilayah tersebut kerap tersumbat oleh sampah sampah plastik dan sampah rumah tangga yang dibuang oleh warga di bagian hulu sehingga saat musim penghujan meluap ke sawah.

Meski kerap melakukan pembersihan dirinya mengungkapkan sampah kerap masuk ke areal persawahan bahkan beberapa diantaranya sampah pecahan kaca yang membahayakan saat dirinya mengolah lahan sawah. Sebagai antisipasi dirinya bahkan membuat saringan khusus terbuat dari bambu mengantisipasi sampah masuk ke lahan sawah miliknya.

Lihat juga...