Arus Kendaraan Tujuan Jawa Meningkat SPBU Sukabaru Kehabisan Stok BBM

LAMPUNG — Kepadatan arus kendaraan berbagai jenis baik roda dua, roda empat jenis bus dan truk serta kendaraan pribadi yang didominasi dari arah Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa terus terjadi sejak sore menjelang malam pada Minggu petang (9/7).

Yang paling banyak adalah kendaraan yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan. Imbas padatnya arus lalu lintas sejak pagi hingga sore jelang malam hari membuat stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Desa Sukabaru Kecamatan Penengahan kehabisan stok sejak pukul 17.23 WIB.

Hal ini mengakibatkan kendaraan yang akan mengisi BBM terpaksa tidak bisa mengisi di spbu tersebut.  Menurut Andi,salah satu operator dispenser BBM jenis pertalite, stok sebanyak masing masing 8 kilo liter pada jenis bahan bakar minyak jenis premium, pertalite dan pertamax terakhir kosong menjelang sore.

Pengiriman baru dilakukan pada malam hari dan hanya tersisa bahan bakar jenis bio solar. Kekosongan bahan bakar di  SPBU yang berada di jalan nasional tersebut cukup beralasan akibat arus lalu lintas kendaraan dari Pulau Sumatera masih cukup padat terutama kendaraan berbagai jenis yang akan menyeberang ke Pulau Jawa.

“Stok yang kami siapkan memang standar hari biasa sementara hingga hari ini arus lalu lintas masih seperti musim mudik dan balik lebaran sehingga sebagian besar kendaraan yang mengisi bahan bakar mengisi penuh sebelum menyeberang, ” papar Andi saat ditemui Cendana News, Minggu petang (9/7/2017)

Selain sebagian masyarakat terpaksa mengurungkan niat untuk mengisi bahan bakar.  Sejumlah pedagang pengecer yang akan membeli bahan bakar jenis premium terpaksa mengurungkan niatnya membeli premium untuk dijual secara eceran dan memilih kembali pada malam hari saat bahan bakar premium didatangkan dari depo Pertamina Panjang.

Suroso,pedagang eceran jenis premium dan pertalite mengaku masih akan menunggu hingga malam sampai bahan bakar jenis pertalite dan premium dikirim karena ia memiliki kios penjualan bahan bakar di desa yang jauh dari  SPBU.

“Kami para pedagang eceran masih menunggu hingga malam karena mobil yang akan memasok masih dalam perjalanan daripada balik lagi jauh dan percuma tidak mendapat stok bahan bakar, ” ungkap Suroso.

Suroso mengaku membeli bahan bakar jenis pertalite dan premium dengan dua jerigen berisi sebanyak 25 liter premium dan pertalite. Kemudian BBM ini  akan dijual secara eceran menggunakan fasilitas pertamini untuk melayani masyarakat yang jauh dari SPBU. Meski harganya selisih Rp500 hingga Rp1.000 per liter, jarak yang jauh antara desa dan spbu membuat warga memilih membeli bahan bakar di kios yang disediakannya.

Kepadatan arus kendaraan terutama kendaraan pribadi dan kendaraan truk dari pantauan Cendana News terus terlihat di pintu pembelian tiket kendaraan pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry cabang Bakauheni mengoperasikan sebanyak 9 loket kendaraan dua diantaranya dikhususkan untuk kendaraan roda dua.

Menurut Albert, salah satu petugas pengatur kendaraan dari PT Mata Pensil Globalindo di depan loket pembelian tiket kendaraan arus kendaraan masih terus mengalir sejak pagi hingga menjelang malam hari bahkan sebagian kendaraan didominasi oleh kendaraan pribadi.

Antrian kendaraan yang cukup panjang bahkan hingga terjadi di depan kantor Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni tepat di bawah fly over dengan sebagian kendaraan pribadi berbarengan dengan kendaraan jenis truk.

“Antrian terjadi di luar pelabuhan saja sementara setelah membeli tiket pengendara bisa langsung masuk ke area parkir dan menyeberang menggunakan kapal,” terang Albert.

Arus kendaraan yang sebagian masih menikmati liburan terutama keluarga yang mengajak serta anak anak usia sekolah membuat arus kendaraan pribadi masih mendominasi di loket pembelian tiket kendaraan.

Albert memprediksi antrian akan terurai hingga malam hari dengan semakin berkurangnya masyarakat yang akan menyeberang menuju Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni menggunakan kendaraan.

 

Lihat juga...