Alih Profesi Jualan Es Cendol, Raup Omzet Sebulan Rp12 Juta

BALIKPAPAN — Lebih dari 20 tahun berprofesi menjadi kuli bangunan, hal yang biasa dilakukan Mul, demikian panggilan akrabnya, salah seorang warga Balikpapan. Pria asal Banyuwangi yang telah merantau ke kota Madinatul Iman selama 30 tahun ini, mencari nafkah dengan bekerja sebagai kuli bangunan.

Menjadi kuli bangunan, Mul mampu menafkahi istri dan 11 anak. Dalam sebulan, Mul mampu memperoleh pendapatan Rp4 juta. “Hasil dari saya kerja bangunan satu bulannya bisa Rp4 juta. Memang pas-pasan, tapi alhamdulillah bisa menghidupi anak dan istri,” ungkapnya di sela menjuali es dawet ke pelanggan, Sabtu (15/7/2017).

Ia mengaku, bekerja bangunan yang dilakukan sehari-hari adalah membantu rumah orang sesuai dengan permintaan. Setiap hari tak pernah sepi permintaan.

Namun, menginjak usia 54 tahun, Mul mulai merasa cepat lelah dengan pekerjaan yang membutuhkan tenaga lebih. “Melihat usia yang semakin tua, saya harus berpikir mencari pekerjaan yang tidak menggunakan tenaga lebih ekstra. Semakin tua kan tenaganya habis,” tukasnya.

Selanjutnya, ia memutuskan untuk berjualan es cendol dan cincau keliling. “Jualan es dawet juga belum lama, baru lima bulan ini. Jualan keliling atau pindah lokasi setiap hari dilakukannya,” sebut Mul yang memiliki satu putra dan sepuluh putri.

Dikatakannya, berjualan es cendol sehari memperoleh Rp400 ribu dengan modal Rp200 ribu. “Kalau dihitung sehari saya bisa dapat Rp400 ribu. Modalnya juga tidak banyak. Kalau dikumpulkan satu bulan saya bisa dapat Rp12 juta, hasil yang diperoleh lebih dari hasil menjadi kuli bangunan,” gebunya.

Kegembiraan pendapatan yang diperoleh setiap hari itu, membuatnya juga harus waspada dan hati-hati apabila ada petugas melakukan penertiban. “Waktu itu ada tempat saya jualan, ternyata di situ tidak boleh jualan. Katanya menyebabkan macet jadi ditertibkan. Maka, saya pindah-pindah dan melihat lokasi yang bagus untuk berjualan,” tandasnya.

Saat ini, pihaknya sangat senang dengan hasil yang diperoleh, mampu menafkahi anak dan istri. Mul optimis, jualan es cendol akan mampu bertahan, bahkan ia pun berinisiatif untuk bisa berjualan di rumah. Sayang, berkali-kali Cendana News mengejar untuk mengetahui nama asli Mul, pria bijaksana itu selalu mengelak.

Lihat juga...