Perketat Perbatasan Indonesia-Filipina, Empat Sukhoi Disiagakan
MANADO – Untuk mempertahankan wilayah perbatasan Indonesia-Filipina terutama yang berada di wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dari ancaman serangan kelompok jaringan ISIS yang sedang bertikai di Kota Marawi Filipina Selatan, TNI AU akan mengirim 4 Pesawat Tempur Sukhoi ke Manado.
“Jadi nanti ada 4 pesawat tempur Sukhoi akan parkir atau home base di Manado, mereka akan berada di Manado setelah melakukan latihan militer di Tarakan, Kalimantan Utara,” tegas Danlanudsri Kolonel Pnb. Arifaini Nur Dwiyanto, Selasa (27/6/2017) di Manado.
Menurut Perwira Tiga Melati itu, 4 pesawat tempur Sukhoi milik TNI AU ini setelah berada di Manado, setiap hari akan melakukan operasi dan patroli ke wilayah perbatasan Indonesia-Filipina terutama di wilayah terluar Sulut, yaitu di Kepulauan Miangas, Marore dan Marampit untuk mengantisipasi masuknya orang tidak dikenal seperti kelompok ISIS melalui jalur perbatasan.
“Hingga saat ini kita belum menemukan kegiatan mencurigakan di wilayah perairan perbatasan Sulut Filipina, namun tim TNI AU tetap memperkuat unsur-unsur yang berada di wilayah perbatasan yang saat ini telah melakukan operasi dan patroli,” terang Arifaini didampingi Kadis Ops Lanudsri Letkol Pnb. Abram.
Sementara itu, selain TNI AU, hingga saat ini sejumlah kapal perang KRI milik TNI AL juga terus melakukan operasi dan patroli di wilayah perbatasan Sulut namun wilayah Sulut masih aman dan kondusif. Belum ada aktivitas yang mengancam Indonesia terutama kelompok ISIS yang bertikai di Kota Marawi Filipina Selatan.