Lebih Ekonomis, Bus Masih jadi Pilihan

YOGYAKARTA — Meski kalah bersaing dengan kereta api maupun pesawat terbang, moda angkutan transportasi darat berupa bus ternyata masih menjadi pilihan utama bagi sebagian masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik.

Salah satu pertimbangan pemudik memanfaatkan moda angkutan bus ini adalah karena biaya yang jauh lebih ekonomis, dibanding moda transportasi lainnya. Hal itu setidaknya diungkapkan sejumlah pemudik yang ada di Terminal Giwangan Yogyakarta.

Salah seorang pemudik, Nila Purba (20), mengaku sudah 2 tahun terakhir ini memanfaatkan angkutan Bus AKAP untuk pulang ke kampung halamannya, Jambi. Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta ini memilih angkutan bus, karena jauh lebih murah dibandingkan menggunakan pesawat terbang.

“Saya sudah dua tahun ini memakai bus untuk mudik. Karena jauh lebih murah dibanding pesawat. Pakai bus hanya sekitar Rp350 ribu. Kalau memakai pesawat bisa Rp1,3 juta lebih,” katanya.

Meski membutuhkan waktu jauh lebih lama, yakni 3 hari 2 malam, Nila menyebut layanan fasilitas yang diberikan oleh angkutan bus sudah cukup nyaman. Bahkan, dibanding moda angkutan darat lainnya, yakni travel, perjalanan menggunakan bus ini juga  jauh lebih nyaman karena tidak berdesak-desakan.

Sementara itu, pemudik lainnya, Yayuk (53) juga mengakui hal senada. Selain lebih murah, ibu rumah tangga ini memilih pulang ke kampung halamannya di Surabaya, dengan bus, karena pertimbangan kenyamanan dan kebiasaan. Sudah sejak bertahun-tahun lalu, ia selalu memilih mudik menggunakan bus dibanding kereta karena rute perjalanan yang lebih praktis.

“Kalau pakai kereta itu kan harus turun di stasiun. Beda dengan bis, yang bisa turun dimana pun, jadi lebih enak. Harganya juga lebih murah. Dari sisi fasilitas juga tidak jauh beda,” ujarnya. (Jatmika H Kusmargana)

Lihat juga...