MINGGU, 18 JUNI 2017
BATU — Sebanyak 27 kelompok patrol kota Batu, kemarin malam unjuk kebolehan dalam acara Festival Patrol bertajuk “Shining Ramadhan”. Acara yang digagas Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tersebut digelar di sekitaran Alun-alun kota Batu, Sabtu Malam (17/6/2017).
![]() |
| Salah satu penampilan Grup Patrol. |
Ketua pelaksana, Yuniar Arifandi mengatakan bahwa Festival Patrol sendiri merupakan salah satu dari rangkaian acara “Shining Ramadhan” yang telah dimulai sejak tanggal 16 Juni 2017 yang diadakan di Balai Kota Among Tani yakni kegiatan Parade Nyumet Mercon Bumbung. Kemudian pada malam hari ini rangkaian acara “Shining Ramadhan” dilanjutkan dengan Festival Patrol.
“Untuk Festival Patrol ini sudah diselenggarakan sebanyak tiga kali, mulai 2015 hingga sekarang,” jelasnya.
Lebih lanjut Arifandi mengatakan bahwa dirinya sangat berharap agar ke depan acara Festival Patrol bisa menjadi destinasi acara wisata di kota Batu.
Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Nurhayati menilai bahwa Festival lomba patrol yang digagas KNPI Kota Batu tersebut merupakan kegiatan yang sangat positif dan bisa memotivasi masyarakat khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa.
“Saya sangat berharap kedepan kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan KNPI saja tetapi juga bisa diteruskan oleh pemuda-pemuda lainnya,” harapnya.
Menurutnya tradisi patrol ketika bulan Ramadan merupakan salah satu budaya Indonesia yang perlu dijaga. Kalau kita tidak mendengar suara patrol di malam hari tepatnya di bulan puasa, terkadang masyarakat masih terlelap dan tidak bisa bangun untuk makan sahur.
“Jadi jasa dari adanya patrol dari anak-anak muda yang kreatif ini sangat banyak dalam urusan membangunkan sahur. Mereka juga rela bangun lebih awal untuk mebangunkan masyarakat agar bisa makan sahur,” katanya.
Kegiatan positif seperti inilah kedepan yang harus diharagai dan terus dibudayakan. Karena budaya patrol hanya ada di Indonesia terutama di daerah-daerah.
“Meskipun saat ini kita sudah punya teknologi yang luar biasa tapi jati diri bangsa dan budaya lokal harus tetap dipertahankan,” pungkasnya.
Selanjutnya, wakil walikota Batu, Punjul Santoso sebelum membuka acara tersebut berharap agar kegiatan Festival Patrol bisa terus terselenggara.
“Semoga acara ini bisa memberikan inspirasi kepada semua masyarakat, utamanya para pemuda di kota Batu,” harapnya.
Sementara itu acara Festival Patrol di buka dengan pemukulan ketongan oleh Wakil Wali Kota Batu dan penyulutan mercon Bumbung. Acara yang dimulai pukul 21.30 WIB tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan grup drumband dari Banser.
![]() |
| Pembukaan, |
Jurnalis: Agus Nurchaliq/Redaktur: Irvan Sjafari/ Foto: Agus Nurchaliq
Source: CendanaNews

