KAI DAOP I Jakarta, Berangkatkan 46.000 Pemudik per Hari
JAKARTA — Senior Manager DAOP I Jakarta, Suprapto, mengatakan, peningkatan okupansi penumpang kereta api di wilayah Ibukota Jakarta, mulai melonjak tajam sejak 15 Juni 2017 atau H-10 sebelum Lebaran Idul Fitri 2017.
Menurut Suprapto, lonjakan penumpang kereta api di Stasiun Jakarta Gambir dan Jakarta Pasar Senen, sudah diantisipasi jauh hari oleh PT. KAI DAOP 1 Jakarta. Menurutnya, pergerakan arus mudik penumpang kereta api di wilayah DAOP I Jakarta, sebenarnya hanya terkonsentrasi pada 2 stasiun besar, masing-masing di Stasiun Jakarta Gambir, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat dan Stasiun Jakarta Pasar Senen, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
Pergerakan lonjakan kondisi istimewa arus mudik penumpang di Stasiun Jakarta Pasar Senen yang menggunakan layanan jasa angkutan kereta api jarak menengah maupun jarak jauh sudah mulai terlihat sejak 15 Juni 2017 atau H-10 hingga 28 Juni 2017 atau H+2.
Sedangkan pergerakan lonjakan kondisi istimewa arus balik penumpang yang menggunakan jasa layanan angkutan kereta api diperkirakan mulai terjadi pada 28 Juli 2017 atau H+2 hingga 6 Juli 2017 atau H+6. Setelah lewat H+6, lonjakan arus balik penumpang kereta api berangsur-angsur normal kembali.
“Selama arus mudik Lebaran Idul Fitri 2017, PT. KAI DAOP I Jakarta setiap hari telah memberangkatkan sekitar 46 ribu penumpang, masing-masing berangkat dari Stasiun Jakarta Gambir dan dari Stasiun Jakarta Pasar Senen. Jumlah tersebut tentu saja jauh lebih tinggi atau melonjak tajam, jika dibandingkan dengan hari biasanya, seluruh tiket perjalanan kereta api dipastikan sudah habis terjual,” kata Suprapto, Jumat (23/6/2017).